kumparan
search-gray
News2 Agustus 2020 19:28

IDI soal Obat Corona Hadi Pranoto: Jangan Beri Harapan Berlebihan

Konten Redaksi kumparan
IDI soal Obat Corona Hadi Pranoto: Jangan Beri Harapan Berlebihan (218973)
Salah satu anggota keluarga Surya Atmaja, Hadi Pranoto. Foto: kumparan
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menegaskan akan mencari tahu latar belakang Hadi Pranoto, pria yang mengklaim menemukan obat herbal antibodi COVID-19. Nama Hadi dan klaimnya itu mencuat setelah ia melakukan wawancara bersama musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji di akun Youtube milik Anji.
ADVERTISEMENT
"Kita coba telusuri, informasi yang benar tentang Prof Hadi dan temuannya," kata Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia dari IDI dr Abdul Halik Malik kepada kumparan, Minggu (2/8).
Halik menuturkan, polemik ini merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama selama pandemi virus corona. Ia juga menyarankan agar jangan memberikan harapan berlebihan, apalagi jika informasinya belum teruji.
"Sebaiknya tidak memberi harapan yang berlebihan, apalagi informasi yang belum teruji atau terbukti. Beri kesempatan kepada otoritas yang berwenang dan pihak-pihak yang kompeten untuk menyampaikannya," ungkap Halik.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat bijak dalam berbagi informasi, khususnya soal COVID-19. Sebab, saat ini, masyarakat sudah dibanjiri dengan berbagai informasi.
"Masyarakat sudah dibanjiri oleh berbagai informasi, sebaiknya tetap bijak dalam berbagi informasi. Beri kabar yang benar dan apa adanya," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Video
Dalam wawancara bersama Anji, Hadi Pranoto mengklaim telah menemukan obat herbal antibodi untuk COVID-19. Dengan mengonsumsi obat tersebut, pasien bisa sembuh dalam hitungan 2-3 hari.
"Orang kecil, dewasa, orang hamil dan seterusnya alhamdulillah sampai saat ini temen-temen bisa merasakan khasiat obat itu," kata Hadi kepada wartawan, Minggu (2/8).
Tak hanya itu, Hadi juga mengaku sudah memproduksi ribuan botol obat herbal, meski sempat terkendala dari segi anggaran. Untuk itu, ia meminta bantuan masyarakat untuk bisa memproduksi obat yang diklaim tidak memiliki efek samping itu.
****
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
****
Saksikan video menarik di bawah ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white