News8 April 2020 0:57

Imbas Corona di Jatim: 1.923 Pekerja di-PHK dan 16.086 Lainnya Dirumahkan

Konten Redaksi kumparan
Imbas Corona di Jatim: 1.923 Pekerja di-PHK dan 16.086 Lainnya Dirumahkan (11629)
Wakil Gubenur Jawan TImur Emil Elestianto Dardak mengecek persiapan BPBD Jatim atasi bencana musim penghujan. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
Sektor ekonomi menjadi yang terdampak dalam masa pandemi virus corona. Sejumlah perusahaan di Jawa Timur terpaksa memutus hubungan kerja dengan karyawannya karena ekonomi melemah.
ADVERTISEMENT
Ketua Gugus Sosial Ekonomi Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyebut ada 1.923 pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat COVID-19. Selain itu, juga ada 16.086 pekerja yang dirumahkan dari 29 perusahaan.
"Sektornya bervariasi, tapi yang paling banyak adalah perhotelan dan pariwisata," kata Emil, Selasa (7/4).
Imbas Corona di Jatim: 1.923 Pekerja di-PHK dan 16.086 Lainnya Dirumahkan (11630)
Wakil Gubenur Jawa TImur, Emil Elestianto Dardak. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Jatim itu memastikan, pihaknya bakal terus memantau perkembangan para pekerja yang terdampak pandemi virus corona ini. Hal itu dilakukan, agar para pekerja yang kena PHK bisa mendapatkan program prakerja dari Pemerintah Pusat.
“Memang lebih banyak yang dirumahkan, tapi dirumahkan pun kita tetap laporkan ke Kemenaker untuk bisa mendapatkan program salah satunya program prakerja," terangnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Emil telah memperoleh hasil kuisioner yang disebarkan pada 100 pabrik dengan jumlah pekerja mencapai 55 ribu orang. Dari kuisioner itu, tercatat hanya 1,48 persen pekerja yang terkena PHK akibat pandemi virus corona.
"Ada yang akhirnya harus mengurangi pekerja di pabrik tapi tidak dominan," kata Emil, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (3/4).
--------
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white