News17 September 2020 17:47

Indonesia Tak Akan Ikuti Jejak Bahrain dan UEA yang Damai dengan Israel

Konten Redaksi kumparan
Indonesia Tak Akan Ikuti Jejak Bahrain dan UEA yang Damai dengan Israel (622683)
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah bin Zayed menunjukkan perjanjian damai Israel, UEA, dan Bahrain. Foto: Tom Brenner/REUTERS
Kemlu RI angkat bicara soal normalisasi hubungan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan Israel.
ADVERTISEMENT
Jubir Kemlu Teuku Faizasyah memastikan, mereka menghormati langkah dua negara Arab itu. Namun, apa yang dilakukan UEA dan Bahrain tidak akan diikuti Indonesia.
"Normalisasi hubungan UAE-Israel dan Bahrain-Israel tidak mengubah posisi indonesia tentang Palestina," kata Faizasyah dalam konferensi pers virtual Kemlu.
Indonesia Tak Akan Ikuti Jejak Bahrain dan UEA yang Damai dengan Israel (622684)
Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah. Foto: Kemlu RI
Sampai saat ini Indonesia tidak mengakui Israel. Indonesia hanya mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat.
Israel hingga kini masih menduduki wilayah Palestina. UEA-Bahrain sendiri mengindikasikan bahwa normalisasi hubungan dengan Israel adalah salah satu cara agar Israel dan Palestina bisa berdamai di masa mendatang.
Terkait hal itu, Faizasyah memastikan perdamaian di Timur Tengah sepenuhnya ada pada Israel.
"Kami memahami intensi UAE dan Bahrain untuk menyediakan ruang bagi pihak terkait soal negosiasi dan dan mengubah pendekatan untuk penyelesaian isu Palestina," ucap dia.
ADVERTISEMENT
"Namun efektivitas kesepakatan ini sangat tergantung pada komitmen Israel untuk menghormatinya," sambung Faizasyah.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white