kumparan
14 Januari 2019 16:42

Insiden Pesawat Jatuh di Iran, Tewaskan 15 Penumpang

Pesawat kargo, Boeing 707, Tehran, Iran
Sebuah pesawat kargo Boeing 707 yang dilaporkan menabrak kompleks perumahan di dekat ibukota Iran, Tehran, dengan 10 orang di dalamnya. (Foto: AFP/HASAN SHIRVANI)
Militer Iran memberi keterangan mengenai jatuhnya pesawat kargo di sebelah barat ibu kota Teheran. Insiden itu menyebabkan 15 dari 16 penumpang.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, media pemerintah Fars menyebut pesawat Boeing 707 milik militer mengangkut sembilan penumpang. Namun, setelah dilakukan penelusuran mendalam jumlah penumpang mencapai 16 orang.
Militer Iran menambahkan, dari penyelidikan awal kejadian nahas pada Senin (14/1) disebabkan buruknya cuaca di sekitaran Bandara Fath.
Pesawat kargo, Boeing 707, Tehran, Iran
Petugas pemadam kebakaran dan pasukan keamanan di tengah puing-puing pesawat kargo Boeing 707 yang menabrak kompleks perumahan di dekat ibukota Iran Tehran. (Foto: AFP/HASAN SHIRVANI)
Mereka mengatakan, seorang korban selamat diketahui bekerja sebagai teknisi penerbangan. Saat ini, korban masih menjalani perawatan.
Sebelum jatuh, peswat kargo militer itu berangkat dari ibu kota Kyrgyztan, Bishkek. Burung besi itu sempat mencoba mendarat darurat namun gagal.
"Pesawat keluar dari landasan pacu ketika mencoba mendarat dan langsung terbakar usai menabrak dinding di ujung landasan pacu," kata pernyataan resmi Militer Iran, seperti dikutip dari Reuters, Senin (14/1).
Pesawat kargo, Boeing 707, Tehran, Iran
Sebuah pesawat kargo Boeing 707 yang dilaporkan menabrak kompleks perumahan di dekat ibukota Iran, Tehran, dengan 10 orang di dalamnya. (Foto: AFP/HASAN SHIRVANI)
Keterangan militer Iran disampaikan, setelah terjadi kebingungan siapa pemilik pesawat.
ADVERTISEMENT
Asosiasi penerbangan sipil Iran menyebut pesawat kargo itu milik Kyrgyztan. Namun, pernyataan itu dibantah otoritas penerbangan Kyrgyztan.
Mereka malah mengatakan, pesawat tersebut milik maskapai lokal Iran Payam Air.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan