ISIS Klaim Bom Madrasah di Kabul, Ulama Taliban Tewas

12 Agustus 2022 8:42
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Asap mengepul dari lokasi ledakan di Kabul, Afghanistan, Rabu (8/5). Foto: Reuters/Mohammad Ismail
zoom-in-whitePerbesar
Asap mengepul dari lokasi ledakan di Kabul, Afghanistan, Rabu (8/5). Foto: Reuters/Mohammad Ismail
ADVERTISEMENT
Sebuah madrasah di Kabul, Afghanistan, dibom pada Kamis (11/8). Akibat serangan ini, seorang ulama terkemuka Taliban, Sheikh Rahimullah Haqqani, tewas.
ADVERTISEMENT
ISIS mengeklaim pengeboman tersebut dilakukan pihaknya dalam sebuah keterangan melalui telegram. Pejabat dan sumber Taliban mengatakan, penyerang meledakkan bahan peledak yang disembunyikan di kaki palsu plastik.
"Dengan sangat sedih diberitahu bahwa ulama terhormat (Sheikh Rahimullah Haqqani) menjadi syahid dalam serangan pengecut oleh musuh," kata juru bicara pemerintahan Taliban, Bilal Karimi, dikutip dari Reuters.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sementara itu, empat sumber Taliban mengatakan kepada Reuters bahwa penyerang adalah seseorang yang sebelumnya kehilangan kakinya.
"Kami sedang menyelidiki siapa orang ini dan siapa yang membawanya ke tempat penting ini untuk memasuki kantor pribadi Sheikh Rahimullah Haqqani. Ini adalah kerugian yang sangat besar bagi Imarah Islam Afghanistan," kata seorang pejabat senior Taliban di lembaga itu.
Aksi lilin untuk korban bom di Kabul. Foto: REUTERS/Mohammad Ismail
zoom-in-whitePerbesar
Aksi lilin untuk korban bom di Kabul. Foto: REUTERS/Mohammad Ismail
Haqqani adalah seorang ulama terkemuka di Taliban yang selamat dari serangan sebelumnya, termasuk ledakan besar di kota Peshawar, Pakistan utara pada 2020. Serangan ini juga diklaim oleh ISIS dan menewaskan sedikitnya tujuh orang.
ADVERTISEMENT
Taliban mengatakan mereka telah meningkatkan keamanan sejak mereka mengambil alih Afghanistan dan pasukan asing mundur hampir setahun yang lalu. Namun serangan reguler, banyak dari mereka diklaim oleh ISIS, telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir dan sering menargetkan agama dan etnis minoritas serta para pemimpin Taliban.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·