Istri di Bulukumba Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri

11 Agustus 2022 15:36
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Suami yang diduga membunuh istrinya dengan cara ditusuk di Bulukumba. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Suami yang diduga membunuh istrinya dengan cara ditusuk di Bulukumba. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Seorang istri bernama Irma (40) tewas setelah ditusuk suaminya Amir (45) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Kamis (11/8) dini hari. Irma ditusuk badik hingga usus terurai.
ADVERTISEMENT
"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong. Dinyatakan meninggal dunia dini hari tadi," kata Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Dharma Negara kepada kumparan, Kamis (11/8).
Dharma menerangkan, penusukan terjadi pada Rabu (10/8) malam. Awalnya, pelaku yang merupakan suami siri mendatangi korban di rumah orang tuanya. Kedatangan pelaku bermaksud untuk mengajak rujuk.
Beberapa hari terakhir hubungan rumah tangga mereka tidak akur. Korban memilih meninggalkan rumah dan tinggal di rumah orang tuanya di Talle-talle, Desa Tana Harapan, Kecamatan Rilau Ale.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Pelaku bermaksud mengajak istrinya itu untuk kembali ke rumahnya, namun korban menolak," ungkapnya.
Saat mereka adu mulut, pelaku langsung memeluk istrinya. Tiba-tiba saat itu juga, perut istrinya tertusuk badik.
ADVERTISEMENT
"Soal penusukan itu masih kami dalami. Karena keterangan suaminya, istrinya sendiri yang menusuk dirinya (pakai) badik. Badik itu dirampas saat memeluknya," bebernya.
Meski demikian, terduga pelaku Amir telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara jenazah istrinya telah disemayamkan di rumah duka.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020