kumparan
News20 Mei 2020 12:14

Jadi Kurir Narkoba, 3 Driver Taksi Online di Semarang Ditangkap

Konten Redaksi kumparan
penangkapan 3 driver online
Konferensi pers penangkapan 3 driver online yang jadi kurir sabu di Mapolrestabes Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
Tiga orang driver taksi online ditangkap tim Polrestabes Semarang atas kasus peredaran narkoba. Mereka ditangkap terpisah dengan barang bukti sabu, ganja dan ekstasi.
ADVERTISEMENT
Mereka masing-masing bernama Eka Syahputra, Ersa Destriningsih dan Alfan. Dari mereka, polisi menyita 546 butir ekstasi, 2 gram Sabu, 3,97 gram ganja dan 80 butir alprazolam.
Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang, Kompol Robert Sihombing, menjelaskan peran mereka bertiga semuanya adalah kurir. Dikendalikan oleh orang yang berbeda pula.
“Tanggal 12 Mei itu kita amankan Eka Syahputra setelah dapat informasi dari warga bahwa di sekitaran Jalan Fatmawati Semarang sering terjadi peredaran narkotika jenis ekstasi,” kata pria yang akrab disapa Hombing saat konferensi pers, Rabu (20/5).
Lebih lanjut, kata Hombing, tersangka Eka saat diperiksa petugas mengaku diperintah oleh seseorang berinisial B untuk meletakkan barang haram tersebut.
penangkapan 3 driver online
Konferensi pers penangkapan 3 driver online yang jadi kurir sabu di Mapolrestabes Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
“Kami belum bisa menjelaskan lebih lanjut karena masih dalam lidik si B ini,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
Sedangkan, tersangka Alfan dan Ersa Destriningsih ditangkap pada 13 Mei 2020 di indekosnya yang berada di wilayah Gunungpati, Semarang.
Dari mereka, pihaknya mendapatkan barang bukti sebanyak 319 butir ekstasi, 1 gram sabu dan 80 butir pil alprazolam. Kepada petugas, Ersa dan Alfan mengaku dikendalikan oleh dua orang berbeda yakni berinisial R dan B.
penangkapan 3 driver online
Konferensi pers penangkapan 3 driver online yang jadi kurir sabu di Mapolrestabes Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
“Peran mereka berdua juga sama dengan Eka, sebagai kurir atau yang memindahkan barang tersebut sesuai perintah saja,” katanya.
Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan pasal Pasal 114 subsider Pasal 112 Undang-undang no 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan