Jangan Pakai Headset Saat Charge HP, Anak Anggota TNI Tewas Diduga Kesetrum

23 Mei 2021 19:27
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Jangan Pakai Headset Saat Charge HP, Anak Anggota TNI Tewas Diduga Kesetrum (401969)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mayat. Foto: Shutter Stock
Anak dari seorang anggota TNI AD di Kelurahan Tancung, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, meninggal tersengat listrik dari headset yang terpasang di telinganya.
ADVERTISEMENT
Korban diketahui bernama Bayu (25). Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh ibunya pada Jumat (21/5) sekitar pukul 11.00 WITA.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan headset masih terpasang di telinga yang terhubung dengan gadgetnya yang sedang mengisi daya (charging).
"Korban meninggal dunia dengan kondisi keluar darah dari telinga dan hidung," kata Kapolres Wajo AKBP Muh Islam Amrullah kepada kumparan, Minggu (23/5) malam.
Islam mengatakan, saat itu ibu korban hendak membangunkan Bayu yang tidur di kamarnya untuk pergi salat Jumat.
Setelah masuk di dalam kamar, ibunya terkejut melihat kondisi Bayu, serta ditemukan bercak darah di lantai. Selain itu, terdapat darah yang keluar dari telinga dan hidungnya. Ketika dipegang, Bayu ternyata sudah meninggal dunia.
Jangan Pakai Headset Saat Charge HP, Anak Anggota TNI Tewas Diduga Kesetrum (401970)
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti headset yang terpasang di telinga anak anggota TNI AD. Foto: Dok. Istimewa
"Ibunya mau membangunkan untuk salat Jumat. Tapi ternyata Bayu sudah kaku," ungkap Islam.
ADVERTISEMENT
Terkait penemuan mayat tersebut, petugas bersama tim medis langsung ke lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kuat dugaan, korban meninggal karena tersengat listrik dari ponsel yang masih mengisi daya, lalu mengalir lewat headset yang terpasang di telinganya.
Jangan Pakai Headset Saat Charge HP, Anak Anggota TNI Tewas Diduga Kesetrum (401971)
zoom-in-whitePerbesar
Anak seorang anggota TNI AD kesetrum listrik dari headset yang terpasang di telinganya. Foto: Dok. Istimewa
"Orang tuanya menolak korban dilakukan autopsi dan menerima dengan ikhlas akan kematiannya," jelas perwira polisi berpangkat dua bunga melati tersebut.
***
Saksikan video menarik di bawah ini:
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020