kumparan
10 Juli 2019 12:54

Jelang Akhir Masa Kerja, DPR Kejar 3 Pengesahan RUU

Bambang Soesatyo dan Tito Karnavian
Bamsoet & Tito K. konpres terkait ledakan bom. Foto: Jamal Ramdhan/ kumparan
Jelang berakhirnya masa tugas anggota DPR periode 2014-2019, masih banyak RUU yang belum disahkan oleh DPR. Terkait hal ini, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan pihaknya tengah mengejar target legislasi UU yang masuk dalam prolegnas.
ADVERTISEMENT
Bamsoet mengungkapkan, setidaknya ada 3 RUU yang akan dikebut untuk disahkan sebelum masa kerja anggota DPR periode 2014-2019 berakhir. Salah satunya adalah RKUHP.
"Ya sedang kita genjot, misalnya RKUHP. Ya pokoknya yang perlu kita genjot, kita genjot sekarang, kan gitu. Sekarang semua teman-teman di semua komisi sedang giat-giatnya menuntaskan RUU maupun revisi UU semua komisi," kata Bamsoet di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7).
"Paling tidak ada dua atau tiga RUU yang sedang mereka tuntaskan," imbuhnya.
Terkait minimnya kehadiran anggota dewan dalam sidang paripurna, Bamsoet justru bangga akan hal itu. Sebab, kata dia, ketidakhadiran anggota dewan dalam sidang paripurna menunjukkan mereka sedang bekerja di daerah atau pun di luar negeri dalam rangka kunjungan kerja.
ADVERTISEMENT
"Harusnya kalian bangga anggota DPR kerja di daerah mereka lapor. Yang penting sedang mengerjakan tugas-tugas, ada yang kunker, ada yang ke LN, itu semua dalam rangka tugas kerja. Mereka semua ada catatan-catatan di komisi mereka tidak hadir itu kemana," terang Bamsoet.
Meski begitu, Bamsoet mengatakan bukan berarti sidang paripurna itu tidak penting. Menurutnya, sidang paripurna merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi, sehingga kehadiran mereka bisa diwakili dengan kategori izin karena sedang dinas di daerah.
"Secara aturan kuorum itu tercapai karena izin itu enggak menutup kuorum dan jumlah fraksi terpenuhi. Jadi itu sudah diatur dalam paripurna, paripurna sangat penting," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan