News
·
25 Juli 2020 5:59

Jet Tempur F-15 Ganggu Maskapai Sipil, Iran Kecam AS

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jet Tempur F-15 Ganggu Maskapai Sipil, Iran Kecam AS (39883)
Pesawat F 15 Foto: AFP/JIJI PRESS
Iran mengecam aksi Jet Tempur Amerika Serikat yang mengganggu maskapai sipil milik Iran, Mahan Airlines, di kawasan udara Suriah. Bahkan, Iran menyebut aksi jet tempur ini adalah tindakan terorisme yang mengakibatkan beberapa penumpang panik dan cedera, meskipun AS berkilah bahwa aksi mereka tengah melakukan identifikasi visual terhadap pesawat tersebut.
ADVERTISEMENT
Kecaman Iran disertai dengan rekaman video dari dalam Mahan Airlines yang ditayangkan di stasiun TV milik pemerintah Iran. Dalam video tersebut, ditampilkan seorang penumpang yang mengalami luka pada bagian dahi dan hidungnya, serta penumpang lainya terkapar di kabin pesawat.
Tayangan tersebut juga menampilkan beberapa penumpang yang berteriak kepanikan, karena pesawat sipil itu mesti bermanuver menghindari tabrakan dengan jet tempur AS.
Dikutip dari Reuters, Menteri Perjalanan Iran, Mohammad Eslami mengatakan kepada media ISNA, bahwa pihaknya telah mengajukan protes kepada Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).
"Itu adalah aksi terorisme, satu bentuk agresi," kata Eslami mengacu pada insiden yang terjadi pada Kamis (23/7) tersebut.
Sementara wakil presiden urusan hukum Iran, Laya Joneydi, mengatakan kepada media Iran bahwa aksi AS tersebut merupakan gangguan bagi pesawat terbang sipil.
ADVERTISEMENT
"Hal tersebut mengganggu pesawat penumpang, dan merupakan bentuk pelanggaran yang jelas pada keamanan penerbangan di udara. Penjelasan militer AS sejauh ini tidak bisa dibenarkan dan tidak meyakinkan," ucapnya.
Organisasi Hezbollah yang disokong Iran di Lebanon juga menyebut bahwa aksi ini merupakan aksi terorisme, dan bisa mengakibatkan konsekuensi yang lebih jauh di kawasan Suriah.
Penjelasan AS, Jet Tempur F-15 Berada Pada Jarak Aman
Komando Pusat AS yang bertanggung jawab di kawasan Suriah tersebut menyatakan bahwa Jet Tempur F-15 AS itu melakukan pemantauan visual dan inspeksi terhadap pesawat Mahan Airlines, yang melintasi pangkalan Angkatan Udara AS di garnisun Tanf, Suriah.
Inspeksi jet F-15 itu juga sudah sesuai dengan standar internasional.
ADVERTISEMENT
"Inspeksi dilakukan pada jarak aman, yakni sekitar 1000 meter atau 3280 kaki, untuk memastikan keamanan personel koalisi di garnisun Tanf," kata juru bicara pasukan AS di kawasan tersebut, Kapten Bill Urban kepada reuters, Jumat (24/7).
Jet Tempur F-15 Ganggu Maskapai Sipil, Iran Kecam AS (39884)
Pesawat tempur AS Eagle F-15C. Foto: PETRAS MALUKAS / AFP
"Ketika pilot F-15 berhasil mengidentifikasi pesawat tersebut merupakan Mahan Airlines, F-15 kemudian mundur dan menjaga jarak aman dari pesawat penumpang itu," imbuhnya.
AS sempat menuduh, bahwa Mahan Airlines membawa senjata bagi gerilyawan yang didukung Iran di Suriah. Terlebih, Mahan Airlines pernah disanksi untuk kasus sejak tahun 2011.
Pilot pesawat penumpang ini juga sudah berupaya mengontak pilot jet tempur AS untuk menjaga jarak aman, dan pilot pesawat jet pun mengkonfirmasi bahwa mereka adalah orang Amerika.
ADVERTISEMENT
Menlu Iran: Permainan Jelang Pemilu di AS
Kementerian Luar Negeri Iran menyebut bisa saja pertemuan antara pesawat penumpang Iran dan jet tempur F-15 AS memilik keterkaitan dengan pemilu presiden di AS yang akan datang.
"Keamanan Asia Barat jangan dijadikan alat permainan di Pemilu Presiden AS," kata Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi kepada media pemerintahan Iran.
"Iran tidak akan mendiamkan aksi bermusuhan ini tidak terjawab, dan akan merespon dengan tegas dan pantas setiap langkah yang tidak irasional pada waktunya," kata Mousavi.
Jet Tempur F-15 Ganggu Maskapai Sipil, Iran Kecam AS (39885)
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif. Foto: REUTERS/Evgenia Novozhenina
Sementara Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, merespons via twitter.
"Aksi jahat ini harus dihentikan sebelum ada bencana yang lebih parah," cuitnya.
ADVERTISEMENT
Pesawat Iran ini saat kejadian tengah dalam perjalanan dari Tehran menuju ke Beirut. Dari rekaman video juga nampak, masker oksigen sudah berjatuhan dari tempatnya. Rekaman juga menunjukkan sebuah pesawat jet berwarna hitam terlihat dari jendela penumpang, terbang pada jarak tertentu.
"Saya melihat pesawat berwarna hitam mendekati kami, dan kemudian (pesawat) kami kehilangan keseimbangan," kata salah satu penumpang di stasiun TV Iran.
"Itu adalah pesawat jet, dan hampir berada pada jarak yang dekat dengan kami," tutupnya.