Ilustrasi pertambangan.
7 Oktober 2021 16:15
ยท
waktu baca 6 menit

Jika Tambang Ditutup, Akan Ada Pertumpahan Darah (3)

Di antara puluhan orang yang menyebabkan kematian Salim Kancil, ada dua yang memainkan peran terpenting: Hariyono dan Madasir. Mereka adalah pasangan otak dan otot: pemodal dan gembong centengnya, kepala desa dan ketua tim relawannya. Pendeknya, bila Hariyono berencana, Madasir mewujudkannya.
Atas perbuatan keduanya terhadap Tosan dan Salim Kancil, Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan hukuman penjara masing-masing selama 20 tahun. Mahkamah Agung kemudian menguatkan keputusan itu dengan menolak permohonan kasasi mereka. Namun, cukup sekian soal proses hukum. Ini cerita tentang kejahatan yang menggelembung, bertambah gawat dari waktu ke waktu, dan akhirnya meletus sebagai pembunuhan brutal yang terencana.
***
Keuntungan berlangganan kumparan+
  • Ratusan konten premium dari pakar dan kreator terbaik Indonesia
  • Bahasan mendalam dengan kemasan memikat
  • Pengetahuan, hiburan, dan panduan yang solutif untuk hidupmu
Konten Premium kumparan+
Salim Kancil dibunuh dengan brutal. Ia dikeroyok, diarak ke balai desa untuk disetrum dan dihajar, lalu diseret ke pemakaman dan dianiaya hingga tewas. Mengapa ia dihabisi dengan bengis? Bagaimana rentetan tragedi itu terjadi? Klik di bawah.