kumparan
22 Apr 2019 23:06 WIB

JK: Makin Cepat Semakin Baik Jika Jokowi Bertemu Prabowo

Wakil Presiden Jusuf Kalla (keempat kiri) dan para tokoh islam di rumah dinas wapres. Foto: Kevin Kurnianto/kumparan
Wakil Presiden Jusuf Kalla merespons rencana pertemuan capres 01 Joko Widodo dan capres 02 Prabowo Subianto. JK yang juga Ketua Dewan Pengarah TKN Jokowi itu berharap pertemuan keduanya dapat berlangsung dalam waktu dekat.
ADVERTISEMENT
JK ingin keduanya bertemu tanpa menunggu waktu yang lama. Sebab, menurutnya semakin cepat keduanya bertemu maka semakin baik, ia mendukung adanya pertemuan tersebut.
"Tentu diharapkan tadi (pertemuan) makin cepat, makin baik apabila Pak Jokowi dapat bertemu dengan Pak Prabowo. Itu kita semua mendukung apabila ada rekonsiliasi seperti itu. Sehingga rekonsiliasi," kata JK usai pertemuan dengan para tokoh Islam di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (22/4).
"Dan juga nanti ada pertemuan berikutnya dengan pihak-pihak yang lain," timpal JK.
Sementara itu mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqie yang ikut dalam pertemuan juga mendukung Jokowi dan Prabowo menggelar pertemuan. Menurutnya, keduanya tak perlu berbicara yang terlampau berat mengenai politik, keduanya bisa bertemu sambil ngobrol santai.
Capres nomor urut 02 Prabowo memeluk capres nomor urut 01 Jokowi saat acara Deklarasi Pemilu Damai. Foto: AFP/Adek Berry
"Informal saja, enggak usah membayangkan membahas mengenai politik. Jadi antara Prabowo dan Jokowi sebagai pribadi bukan sebagai presiden, sebaiknya segera mengadakan pertemuan, untuk meredakan yang di bawah-bawah ini lho," kata Jimly.
ADVERTISEMENT
Pertemuan tersebut juga tak perlu diselenggarakan lama-lama. Pertemuan tersebut penting agar masyarakat tahu bahwa hubungan keduanya tetap baik walau bersaing di Pilpres 2019.
"Enggak usah lama-lama, ngopi saja enggak usah ngomong politik, tapi itu memberi sinyal kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa di antara dua tokoh bangsa ini enggak ada masalah," jelasnya.
Selain itu, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir juga mendukung pertemuan tersebut. Tak hanya Jokowi dan Prabowo saja yang harus bertemu, namun para timses dua kubu juga harus menggelar pertemuan.
"Kami malah tadi bersepakat agar ada pertemuan lain dari berbagai pihak selain Pak Jokowi dan Pak Prabowo juga antar tim sukses," kata Haedar.
"Karena kan tim sukses ini juga institusi terdekat, bagaimana pertemuan antar parpol antar tokoh masyarakat di luar ormas keagamaan ini agar bersama menciptakan situasi yang semakin kondusif," jelas Haedar.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan