kumparan
22 Des 2018 11:51 WIB

Jokowi Minta Ketua RT hinga Lurah yang Jadi Timsesnya Tepis Isu PKI

Presiden Jokowi menghadiri Jambore Desa di Wisma Negara Indonesia, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
Capres nomor urut 01 Joko Widodo bersilaturahmi dengan sejumlah relawan di Makassar, Sulawesi Selatan. Dari sejumlah relawan tersebut, sebagian besar menjabat Ketua RT, RW, hingga lurah. Dalam pidatonya, Jokowi mengajak para relawannya untuk ikut menepis isu yang selama ini menyerangnya.
ADVERTISEMENT
"Karena di sini ada Pak RT, ada Pak RW, ada Pak Lurah, saya minta yang hadir di sini juga untuk memberikan informasi yang betul pada masyarakat," ungkap Jokowi di Celebes Convention Center, Makassar, Sabtu (22/12).
Ia kemudian menjelaskan isu hoaks yang menyerangnya, yakni terkait keanggotaan PKI. Padahal, ia kembali menjelaskan, PKI dibubarkan pada 1965 sementara dirinya lahir tahun 1961. Artinya saat PKI dibubarkan dirinya masih balita.
"Saya berikan contoh dan dari survei tapi 9 juta orang percaya ini berbahaya sekali kalau diterus-teruskan," ucap Jokowi.
"Ini adalah fitnah-fitnah yang harus diluruskan," tegasnya.
Capres Jokowi bersilaturahmi dengan Timses dan Relawan di Kota Makassar. (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
Selanjutnya, Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan beragam suku hingga budaya. Perbedaan tersebut menurutnya merupakan anugerah dan aset terbesar Indonesia.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat menjaga persatuan dan persaudaraan. Meskipun di tahun politik tak dipungkiri bisa berbeda pilihan.
"Jangan sampai karena perbedaan politik, jangan sampai karena perbedaan pilihan, kita ini tidak menjadi terpecah. Sekali lagi kita adalah saudara sebangsa dan setanah air," pungkasnya.
Jokowi silaturahmi dengan relawan di Celebes Convention Center, Kota Makassar. (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan