kumparan
18 Feb 2019 2:38 WIB

Jokowi Dinilai Serang Personal Prabowo dalam Debat, BPN Protes ke KPU

Timses Pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Priyo Budi Santoso di Hotel Bidakara. Foto: Muhammad Lutfan Darmawan/kumparan
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso, menyesalkan Jokowi kembali menyerang pribadi Prabowo di debat kedua.
ADVERTISEMENT
Sekjen Partai Berkarya itu mengaku sudah menyampaikan protes ke KPU soal Jokowi yang menyinggung personal Prabowo terkait kepemilikan tanah.
"Tadi kita langsung sampaikan protes kepada KPU. Dan KPU, ketua KPU berdiri dan seterusnya adakan rapat kilat. Mereka langsung jawab," kata Priyo di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2)
Priyo menyebut tindakan Jokowi tersebut tidak etis. Ia mempermasalahkan Jokowi yang dinilai mempermalukan pribadi Prabowo dengan pernyataan tersebut, padahal dalam tata tertib debat hal itu tidak dibolehkan.
"Jawaban KPU, nanti kita rapatkan, dan mempersilakan Bawaslu untuk tindak lanjuti dan Bawaslu kabarnya akan merapatkan masalah ini," tutur Priyo.
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) saling memberi salam seusai debat capres 2019 disaksikan moderator di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Priyo mengaku timnya sangat menyesalkan ada provokasi dan serangan terhadap pribadi Prabowo. Jokowi, menurut Priyo, seolah-olah bangga menyerang pribadi Prabowo dalam sebuah acara yang disiarkan kepada seluruh masyarakat Indonesia itu.
ADVERTISEMENT
"Ini tudingan tidak etis," pungkas Priyo.
Sebelumnya, pernyataan Jokowi itu disampaikan saat menjelaskan soal pembagian sertifikat tanah yang disinggung oleh Prabowo.
"Kita tidak memberikan kepada yang gede-gede. Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kaltim, sebesar 220 ribu hektare, juga di Aceh Tengah ada 120 ribu hektare," kata Jokowi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan