kumparan
30 Oktober 2018 23:53

Jokowi: Harga Bahan Pokok Stabil, Kalau Teriak Mahal Ibu-ibu Marah

Presiden Joko Widodo, Jokowi, blusukan, Pasar Lawang Suryakancana
Jokowi blusukan ke Pasar Lawang Suryakancana, Bogor. (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke Pasar Lawang Suryakancana di Kota Bogor, Selasa (30/10) malam. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan ini untuk melihat langsung harga di pasar.
ADVERTISEMENT
Hal itu ia lakukan di tengah isu yang menyebutkan bahwa harga bahan pokok mengalami kenaikan. Padahal saat ini inflasi di bawah 3,5 persen.
"Kalau kita melihat angka-angka inflasi itu kan di bawah 3,5 persen. Artinya harga itu stabil. Dan tadi, beberapa saya lihat memang ada penurunan," ungkap Jokowi usai blusukan ditemani Wali Kota Bogor Bima Arya.
Ia meminta kepada sejumlah pihak tak menyebar isu bahwa barang-barang di pasar tradisional mahal. Sebab hal tersebut bisa berpengaruh terhadap pendapatan para pedagang.
Padahal menurutnya, semua barang yang diperdagangkan di pasar tradisional memiliki harga yang murah. Lantaran barang di pasar tradisional diambil pedagang dari pasar induk hingga petani langsung.
Presiden Joko Widodo, Jokowi, blusukan, Pasar Lawang Suryakancana
Jokowi blusukan ke Pasar Lawang Suryakancana, Bogor. (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
"Nanti ibu-ibu di pasar marah, nanti enggak ada yang datang ke pasar, larinya ke supermarket ke mal. Ini pasar ngambil langsung dari Kramat Jati, ada petani langsung ke sini," ucap Jokowi.
ADVERTISEMENT
Ia meminta ibu-ibu tidak takut untuk berbelanja ke pasar tradisional sebab terbukti harga bahan pokok stabil. Apabila ada gejolak harga bahan pangan pun, Jokowi langsung memerintahkan menter perdagangan untuk melakukan langkah stabilisasi.
"Kalau ada harga yang naik harga telur naik saya akan langsung perintahkan ke Mendag agar petani juga menjaga stabilitas harga itu. Jadi ini menyeimbangkannya enggak mudah. Kalau teriak mahal nanti yang marah ya ibu-ibu," tegasnya.
Adapun dalam blusukan itu sejumlah barang yang disebut Jokowi mengalami penurunan harga yakni sayuran. Sementara untuk harga buah alpukat serta daging ayam mengalami kenaikan yang wajar.
Jokowi menyebutkan kenaikan wajar itu merupakan hukum ekonomi yakni jumlah permintaan tidak bisa diimbangi dengan pasokan yang ada.
ADVERTISEMENT
"Kalau suplai sedikit otomatis harganya naik sedikit. (Tadi) ayam naik sedikit Rp 35 ribu. Saya kira berjalan dengan makro ekonomi, bila diinflasi memang angka itu ya sesuai. Inflasinya stabil harga di pasar juga stabil," ucapnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan