kumparan
21 Oktober 2018 20:36

Jokowi Peringati Hari Santri di Bandung: Hati-hati Hoaks di Medsos

Presiden Joko Widodo hadir dalam malam puncak hari santri nasional 2018, di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Minggu (21/10/2018). (Foto: Iqbal Tawakal Lazuardi Siregar/kumparan)
Presiden Joko Widodo hadir dalam malam puncak hari santri nasional 2018, di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Minggu (21/10). Presiden hadir di tengah-tengah puluhan ribu santri yang berasal dari sejumlah pondok pesantren di Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
Saat memberikan sambutan, Presiden menggaungkan bahaya hoaks dan fitnah yang marak terjadi di tahun-tahun politik. Jokowi menyebutkan, hoaks dan fitnah yang kini menjamur di media sosial bisa mengikis semangat persatuan bangsa Indonesia.
“Hati-hati kita sering tidak sadar bahwa kita saudara sebangsa dan setanah air. Jangan mudah percaya pada namanya hoaks berita yang ada di media sosial, hati-hati,”ujar Jokowi di hadapan sepuluhanribuan santri.

Kalau sudah menjelang tahun politik banyak beredar kabar bohong fitnah, hoaks di media sosial. Mohon disaring apakah benar apakah tidak benar.

- Presiden Jokowi

Ia pun mengingatkan agar para santri turut membantu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena menurutnya, peran santri cukup sentral dalam menjaga keutuhan bangsa.
Warga hadir dalam malam puncak hari santri nasional 2018, di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Minggu (21/10/2018). (Foto: Iqbal Tawakal Lazuardi Siregar/kumparan)
“Pada kesempatan yang baik ini saya ingin mengingatkan, menyadarkan, bahwa negara kita NKRI ini, adalah rumah kita sendiri kita harus paham itu, menyadari itu. Sekali lagi NKRI ini adalah rumah yang perlu kita rawat dan kita jaga. Siapa yang menjaga? Salah satunya adalah para santri,” kata dia.
ADVERTISEMENT
Tahun ini merupakan tahun ketiga perayaan hari santri nasional. Pada tahun 2015 Presiden Joko Widodo meneken Kepres soal penetapan hari santri yang dirayakan setiap tanggal 22 Oktober.
Presiden mengatakan, Kepres tersebut merupakan bentuk penghormatan negara kepada para kiai, alim ulama, para santri dan seluruh komponen bangsa yang mengikuti teladannya.
“Sejarah mencatat peran besar para ulama dan santri menjaga pancasila, NKRI dan bhineka tunggal ika, memandu kejalan kebaikan dan kemajuan,” ujar Jokowi.
Malam puncak hari santri tahun ini nampak dikemas mengikuti gaya anak muda zaman sekarang. Tajuk hari santri ini pun diberi mama Santriversary. Pada malam puncak ini, panitia pun menggelar panggung musik. Nisa Sabyan pun direncanakan akan memeriahkan acara malam ini.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan