News
·
21 April 2021 12:15

Jozeph Paul: Selamat, Polri Sudah Berhasil Menutup Youtube Saya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jozeph Paul: Selamat, Polri Sudah Berhasil Menutup Youtube Saya (15625)
Jozeph Paul Zhang. Foto: Dok. YouTUbe
Polri bergerak cepat menangani kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Jozeph Paul Zhang. Salah satu langkah yang telah diambil, yakni memblokir sejumlah konten di akun Youtube Jozeph berkerja sama dengan Kominfo.
ADVERTISEMENT
Jozeph akhirnya mengalihkan kegiatannya ke channel Youtube lainnya. Kegiatan itu tetap dilanjutkan meski tengah jadi sorotan karena kasus ini.
"Selamat kepada Polri yang sudah berhasil menutup Youtube saya. Kalau enggak bisa ya enggak lucu dong. Kan mereka pasti lebih pinter dari saya kalau enggak gitu bulan Polri dong. Mereka punya akseslah," kata Jozeph seperti dilihat kumparan di akun Hagios Europe, Rabu (21/4).
"Memang untuk sementara kita pindah ke sini ke Hagios Europe. Saya cukup repot karena semua sudah di sana banyak yang belum saya simpan," tambah dia.
Dia sudah menghubungi keluarganya di Indonesia setelah kasus ini. Keluarganya kini mulai didatangi sejumlah pihak terkait kasusnya mencuat.
"Saya minta maaf ke keluarga karena sudah direpotkan. Saya yakin polisi profesional," tutur dia.
ADVERTISEMENT
"Saya sudah siap semuanya, kalau pun saya salah, ya mati saja. 2013 saya bertemu Tuhan saya bilang ya sudah mati saja. Saya bukan nantang mati, kalau nantang mati saya di Indonesia, bukan di sini," ucap dia.
Jozeph Paul: Selamat, Polri Sudah Berhasil Menutup Youtube Saya (15626)
Pengacara bernama Husain Alwi melaporkan pemilik akun YouTube Joseph Paul Zhang ke Bareskrim Polri atas dugaan penistaan agama. Foto: Dok. Istimewa
Nama Jozeph Paul Zhang muncul setelah videonya ramai di media sosial. Dia beberapa kali menyampaikan pernyataan yang dinilai menghina Islam.
Tindakan itu lalu dilaporkan ke Bareskrim Polri. Polri langsung melakukan pendalaman.
Jozeph rupanya sudah tak berada di Indonesia sejak Januari 2018. Setelah tercatat ada di Hong Kong, kini Jozeph diketahui berada di Jerman. Jozeph juga menyebut sudah mencabut kewarganegaraan Indonesia sehingga dia begitu percaya diri tak akan tersentuh oleh hukum Indonesia.
Polri akhirnya menetapkan Jozeph sebagai tersangka kasus penistaan agama dan UU ITE. Polri menjerat Pasal 28 ayat 2 Undang-undang ITE tentang ujaran kebencian, dan Pasal 156 Huruf a tentang penodaan agama.
ADVERTISEMENT
Polri juga melacak dokumen kenegaraan Jozeph. Catatan Ditjen Imigrasi, tak ada satu pun yang mencabut kewarganegaraan RI sejak 2017-2021. Sehingga Jozeph masih WNI.
Polri sudah menerbitkan DPO untuk Jozeph. Status ini lalu dikirimkan ke Interpol untuk diterbitkan red notice. Setelah itu, kepolisian setempat bisa menangkap Jozeph atau penyidik Polri menjemput ke Jerman.