kumparan
News25 Maret 2020 18:36

Jumlah ODP Corona di Jatim Tembus 2.542 Orang, Pemprov Luncurkan Situs FOVID-19

Konten Redaksi kumparan
Wujud virus SARS-CoV-2 Virus corona
Partikel virus SARS-CoV-2. Foto: NIAID Integrated Research Facility (IRF) via REUTERS
Pemprov Jawa Timur kembali memperbarui data warga terkait virus corona. Hingga Rabu (25/3) pukul 16.00 WIB, tercatat jumlah warga Jatim yang positif corona mencapai 51 orang, dua di antaranya meninggal.
ADVERTISEMENT
“Sama dengan yang kemarin yang sembuh lima orang, yang meninggal dua orang,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (25/3).
Sementara jumlah pasien yang masuk dalam pemantauan (ODP) corona mencapai 2.542 orang dan pasien yang masuk dalam kategori pengawasan menjadi 190 orang.
Jika dibandingkan data pada Selasa (24/3), jumlah warga yang ODP dan PDP ini terus meningkat. Sebelumnya jumlah OPD ada 2.003 orang dan PDP ada 142 orang.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
Meningkatkan warga Jatim yang masuk dalam kategori ODP dan PDP, Khofifah meminta masyarakat tak segan bertanya kepada Pemprov Jatim terkait kasus COVID-19.
Pihaknya membuat situs layanan realtime bagi masyarakat yang membutuhkan informasi. Layanan itu bernama Forum Obrolan COVID-19 atau FOVID-19.
ADVERTISEMENT
“Kami akan munculkan FOVID. Bisa obrolan, chatting, dan ingin ditanyakan akses COVID-19,” kata Khofifah.
Dalam forum itu, Khofifah menyebut ada sekitar 1.800 relawan kompeten baik mahasiswa kesehatan maupun tenaga medis. Warga Jatim dapat bertanya melalui obrolan grup maupun chat secara realtime dengan salah seorang relawan di dalamnya.
“Relawan dari Jatim ada 1.800 sehingga mereka akan siap membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang meresahkan masyarakat,” tutupnya.
--------
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan