News
·
22 September 2020 12:15

Kabar Baik: Nakes di Jabodetabek Sudah Bisa Tes Corona Rutin Gratis

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kabar Baik: Nakes di Jabodetabek Sudah Bisa Tes Corona Rutin Gratis (17202)
Seorang tenaga kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri lengkap memberikan sample tes usap (swab test) milik warga ke dalam mobil tes polymerase chain reaction (PCR). Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto
Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih memberikan kabar baik di tengah pandemi corona. Ia menyebut, kini pemerintah sudah menjamin untuk melakukan tes PCR rutin secara gratis untuk tenaga kesehatan di Jabodetabek.
ADVERTISEMENT
"Alhamdulillah untuk proses perlindungan Satgas sebagai pemerintah sudah berdiskusi dengan kami, dan alhamdulillah akan melakukan pemeriksaan PCR kepada petugas kesehatan, secara gratis, ya. Kalau itu kabarnya ini sudah mulai berjalan," kata Daeng dalam diskusi virtual oleh BNPB, Selasa (23/9).
Menurut Daeng ini merupakan sesuatu yang teramat berarti bagi tenaga kesehatan. Sebab, kian hari kian banyak nakes jadi korban corona, dokter saja sudah 117 orang gugur.
"Kami memang berharap dengan terperiksanya secara rutin PCR pada petugas kesehatan itu akan menekan risiko yang serendah-rendahnya proses penularan. Karena kita banyak tahu di lapangan, penularan di petugas kesehatan tinggi," jelas dia.
"Karena petugas kesehatan ini yang bersentuhan dengan pasien COVID-19, sehingga risikonya sangat tinggi," tegasnya.
Kabar Baik: Nakes di Jabodetabek Sudah Bisa Tes Corona Rutin Gratis (17203)
Ketua PB IDI Daeng M Faqih memberikan sambutan pada acara penandatanganan nota kesepahaman antara BPJS dan PB IDI di Kantor PB IDI, Jakarta. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Oleh karena itu, Daeng sangat apresiasi dukungan Satgas dalam berikan support kepada nakes. Semua bekerja keras untuk saling melindungi.
ADVERTISEMENT
"Kalau masalah APD kami sudah tahu sudah dari awal, dan kami berharap itu terus dilanjutkan, dikontrol dengan baik, disupport dengan baik. Yang baru-baru ini kami juga sangat bersyukur, apresiasi, petugas kesehatan akan mendapatkan pemeriksaan PCR gratis," tutur Daeng.
"Meskipun ini baru dimulai di Jabodetabek, kami berharap ini akan dilakukan di semua daerah, terutama di 9 atau 10 daerah sasaran utama yang kasus COVID-19-nya sangat tinggi," tutupnya.