News
·
14 Januari 2021 21:30

Kabasarnas Buka Kemungkinan Operasi SAR Sriwijaya Air Diperpanjang 3 Hari

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kabasarnas Buka Kemungkinan Operasi SAR Sriwijaya Air Diperpanjang 3 Hari (111953)
Kepala Basarnas Brigjen (purn) Bagus P memberikan keterangan pers di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182 sudah berlangsung 6 hari. Sesuai Pasal 34 UU Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, operasi SAR maksimal dilakukan tujuh hari.
ADVERTISEMENT
Namun, Kepala Basarnas Marsekal Madya (Purn) Bagus Puruhito memberikan sinyal untuk memperpanjang operasi pencarian.
"Untuk pelaksanaan operasi SAR sendiri bahwa tadi pagi jam 11 saya mengikuti rapat bersama Menhub serta stakeholder lain terkait operasi SAR gabungan Sriwijaya Air ini, bahwa dimungkinkan apabila besok masih belum ada hasil yang optimal kita akan perpanjang dengan perpanjangan pertama selama tiga hari," kata Bagus di posko evakuasi, JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1).
Kabasarnas Buka Kemungkinan Operasi SAR Sriwijaya Air Diperpanjang 3 Hari (111954)
Bagian besar pesawat Sriwijaya Air SJ 182 diturunkan dari kapal Polairud di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Sebagaimana diketahui, undang-undang memang mengizinkan adanya perpanjangan dalam proses pencarian dan pertolongan dengan berbagai ketentuan. Salah satunya masih ada kemungkinan ditemukannya korban.
Bagus mengatakan, keputusan untuk memperpanjang pencarian atau tidak akan disampaikan saat operasi hari ketujuh.
Kabasarnas Buka Kemungkinan Operasi SAR Sriwijaya Air Diperpanjang 3 Hari (111955)
Puing Sriwijaya Air SJ-182 yang ditemukan awak kapal KN Trisula milik KPLP di serahkan ke Basarnas, Rabu (13/1). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
"Besok sore saya akan umumkan apabila memang kita harus perpanjang. Sampai seberapa hari tentunya kita ada batas-batas," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Apa pun keputusan nanti, Bagus memastikan semua dipastikan sesuai dengan ketentuan Undang-undang.
"Karena SOP kita mengatakan bahwa 7 hari operasi SAR dilaksanakan setelah itu perpanjangan itu sudah dalam ketentuan. Namun situasi bisa memungkinkan kita untuk memperpanjang operasi SAR tersebut," pungkasnya.