Kakek di Bali Tersangkut di Pohon Setinggi 15 Meter di Tepi Jurang

24 Juni 2022 10:18
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi seorang kakek menyadap pohon. Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang kakek menyadap pohon. Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas
ADVERTISEMENT
Seorang kakek bernama I Made Bedil tersangkut di pohon enau setinggi 15 meter selama tiga jam saat menyadap tuak. Polisi menduga hal ini terjadi karena pria berusia 71 tersebut telah uzur sehingga gampang merasa lelah.
ADVERTISEMENT
"Dia, kan, mau sadap tuak. Mungkin karena umurnya sudah tua dia kelelahan. Sampai di atas (pohon) dia langsung lemas, dia di atas tersangkut selama 3 jam," kata Kapolsek Tegalalang AKP I Ketut Sudita saat dihubungi, Jumat (24/6).
Kasus ini bermula pada saat seorang petani yang juga kenalan korban melihat korban memanjat pohon enau di tepi jurang, Banjar Let, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Kamis (23/6) sekitar pukul 18.30 WITA.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sekitar pukul 21.30 WITA, saat pulang berkebun, petani tersebut melihat kendaraan sepeda motor korban masih terparkir di bawah pohon enau. Petani tersebut heran karena biasanya korban sudah pulang sebelum pukul 21.30 WITA. Petani itu lalu melihat ke arah atas pohon.
ADVERTISEMENT
"Saksi (petani) melihat korban merintih di atas pohon enau dengan kaki menggantung di tangga bambu atau banggul dan posisi tangan memeluk pohon enau dengan kepala menghadap ke bawah," katanya.
Petani yang kaget langsung meminta pertolongan kepada petani lain yang masih berada di sekitar lokasi. Selanjutnya, permohonan pertolongan diteruskan kepada pihak kepolisian dan BPBD setempat.
Setelah berhasil diselamatkan, korban dievakuasi ke dengan menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Payangan, Gianyar.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020