kumparan
search-gray
News1 Juli 2020 18:10

Kakorlantas Lapor Operasi Ketupat ke DPR: Travel Gelap Pemudik Diputar Balik

Konten Redaksi kumparan
PTR - Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono saat memberi pemaparan terkait bantuan operasi kemanan. Foto: Dok. Polri
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono melaporkan hasil Operasi Ketupat 2020 di masa pandemi virus corona di hadapan anggota Komisi V DPR RI. Istiono menjelaskan bagaimana jalannya Operasi Ketupat yang berjalan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
“Pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 ini biasanya berlangsung hanya 15 hari, kita sekarang melaksanakan selama 45 hari, agak lain,” kata Istiono saat rapat bersama Komisi V DPR yang disiarkan secara virtual, Rabu (1/7).
Operasi Ketupat Candi (OKC) 2020 di Gerbang Tol Kalikangkung
Penyemprotan disinfektan saat penyekatan dalam Operasi Ketupat Candi (OKC) 2020 di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/Kumparan
Istiono mengatakan dalam pelaksanaan operasi ini pihaknya lebih banyak melakukan tindakan humanis seperti meminta kendaraan putar arah dibanding memberikan tindakan hukum. Sebab, kata Istiono, salah satu tujuan Operasi Ketupat tahun ini adalah mencegah penularan virus corona dengan tetap menjaga lancarnya distribusi logistik.
Untuk itu, pengendalian arus lalu lintas di lapangan langsung ada petugas yang bertanggung jawab di masing-masing jalur khususnya di perbatasan antar wilayah. Sehingga pemantauan termasuk pelanggaran bisa dilakukan secara maksimal.
Penangkapan 202 travel gelap oleh Ditlantas Polda Metro Jaya
Penangkapan 202 travel gelap dan truk oleh Ditlantas Polda Metro Jaya. Foto: Istimewa
“Jumlah pelanggaran di sini tilang sangat kecil, memang kita hanya persuasif dan humanis. Jadi kita lebih ke depankan banyak teguran-teguran saja. Juga yang sifatnya lisan maupun tertulis,” ujar Istiono.
ADVERTISEMENT
“Jumlah laka lantas ini selama 45 hari ini turun sampai 31 persen, yang korban meninggal dunia turun sampai 63 persen, korban luka ringan turun 34 persen, untuk material turun sampai 48 persen,” tambahnya.
Irjen Pol Istiono meninjau Pelabuhan Merak, Banten.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono meninjau Pelabuhan Merak, Banten. Foto: Dok Polri
Penyekatan juga dilakukan untuk mencegah masyarakat yang nekat mudik. Penyekatan itu juga dilakukan dengan memperhatikan wilayah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Langkah itu dirasa efektif untuk mencegah para pemudik dan menindak dengan menyuruh putar balik kendaraan.
“Kemudian ini total keseluruhan mudik dan balik sebanyak 156.774 kendaraan yang kita putar balikkan. Jumlah kendaraan bermotor roda dua (motor) yang kita putar balikkan sebanyak 288 ribu lebih,” ungkap Istiono.
Razia penyekatan, mudik
Petugas mengarahkan calon pemudik yang terjaring razia penyekatan di Pintu Tol Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/5). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Lebih lanjut, Istiono mengakui banyak masyarakat yang berupaya tetap mudik meski melanggar peraturan. Ia mencontohkan selama Operasi Ketupat ini pihaknya harus berjibaku melawan mulai dari masyarakat yang nekat mudik dengan memasukkan mobilnya ke dalam truk sampai travel gelap.
ADVERTISEMENT
“Kemudian penindakan kendaraan bermotor di lapangan selama 45 hari pelaksanaan Operasi Ketupat ini travel gelap kita tindak sebanyak 749 karena travel pelat hitam ini berpotensi ribut dengan travel pelat kuning,” terang Istiono.
“Oleh karena itu dia yang nekat untuk mudik waktu lebaran kemarin sempat kita tahan kita tindak sebanyak 749 baik di Metro Jaya, di Jatim, maupun Jabar. Angkutan barang ada kita tindak. Nah ini dinamika di lapangan,” tambahnya.
Istiono memastikan dinamika yang ada bisa dikelola dengan baik selama berlangsungnya Operasi Ketupat. Untuk itu, ia menyambut baik pihak-pihak terkait yang sudah membantu berjalannya operasi ketupat tahun 2020.
“Dinamika operasi dikelola secara terus menerus bersama-sama instansi terkait selama 24 jam guna kecepatan mengambil langkah tindakan bila terjadi masalah di lapangan. Ada masalah di lapangan kita bersama-sama menuntaskan sehingga tidak berlarut-larut dan bisa diselesaikan bersama,” tutur Istiono.
ADVERTISEMENT
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white