News
·
14 Oktober 2020 15:17

KAMI: Syahganda, Jumhur, dan Anton Tak Terlibat Rusuh Demo Omnibus Law

Konten ini diproduksi oleh kumparan
KAMI: Syahganda, Jumhur, dan Anton Tak Terlibat Rusuh Demo Omnibus Law (36177)
Syahganda Nainggolan, kader PAN. Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan
8 Petinggi KAMI ditangkap polisi karena diduga terlibat kericuhan di demo Omnibus Law, termasuk Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Anton Permana. Menanggapi hal itu, Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani memastikan, Syahganda, Jumhur, dan Anton tidak terlibat aksi demo yang berujung anarkis tersebut.
ADVERTISEMENT
"Jadi gini kita enggak tahu ya, yang paling penting itu yang Syahganda tidak ada kaitannya dengan Omnibus Law. Begitu juga dengan Anton Permana dan Pak Jumhur," kata Yani saat dihubungi, Rabu (14/10).
Dia pun meminta pihak kepolisian membuktikan tuduhan tersebut. Saat ini, kata dia, KAMI juga sudah memberikan surat bantahan terhadap dugaan terlibat dalam kerusuhan demo Omnibus Law.
KAMI: Syahganda, Jumhur, dan Anton Tak Terlibat Rusuh Demo Omnibus Law (36178)
Suasana demo tolak Omnibus Law, di Jakarta, Selasa (13/10). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
"Enggak ada (kaitan KAMI dengan demo Omnibus Law) itu buktikan saja. Itu namanya tuduhan betul dan sudah kita bantah betul bahwa itu memang menjadi penggiringan framing yang tidak tepat. Kita sudah keluarkan surat bantahan kita," jelasnya.
Eks Politikus PPP itu pun menegaskan KAMI tak terlibat dalan demo Omnibus Law Cipta Kerja lantaran tak memiliki perangkat untuk turun ke jalan.
ADVERTISEMENT
"Andaikan ada yang jejaring KAMI, itu adalah asal inisiatif dari jejaring sendiri karena organisasi ini inisiatif begitu juga mungkin ada tokoh-tokoh KAMI, dia pasti orang per orang karena KAMI secara kelembagaan tidak terlibat dan tidak ikut aksi. Apalagi dia sangka ikut terlibat dalam proses anarkis itu," ucap dia.
Lebih lanjut, Yani mengatakan setiap keputusan atau sikap KAMI terkiat isu yang berkembang, selalu dimusyawarahkan terlebih dahulu sebelum diputuskan.
"Kalau KAMI itu setiap putusan dan sikapnya harus dimusyawarahkan diputuskan bersama oleh deklarator dan ini organisasi tidak ada komandan, tidak ada bawahan, sama, sifatnya equal" tandas Yani.
****
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona