

Meluasnya wabah corona membuat pemerintah gencar melakukan rapid diagnostic test atau rapid test. Hasil tes (positif atau negatif) dapat keluar dalam 15 menit setelah sampel darah diambil. Memang, rapid test belum bisa disebut valid sepenuhnya, namun dianggap paling realistis untuk saat ini.
Selain rapid test, terdapat tes polymerase chain reaction (PCR) dengan memeriksa spesimen dari swab tenggorokan. Metode ini dinilai lebih akurat meski butuh waktu lebih lama, yakni sekitar 3-4 hari.
Siapa saja yang memerlukan tes corona?
Sementara orang tanpa gejala tak perlu melakukan tes, termasuk pasien dengan gejala pernapasan ringan yang dapat ditangani di rumah.
Masyarakat yang hendak melakukan rapid test dapat mendatangi fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau RSUD. Pemerintah mengatakan telah mendistribusikan alat rapid test ke daerah-daerah yang telah mengkonfirmasi kasus positif corona.
Sementara untuk tes PCR dapat dilakukan di rumah sakit rujukan setelah mendapat persetujuan dokter.
Untuk RS rujukan di daerah anda, bisa dilihat di sini:
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk membantu mencegah penyebaran coronavirus COVID-19. Yuk, bantu donasi sekarang!