Kapolda Telusuri Video Pemukulan Mahasiswa di DPRD Sumut

Beredar video yang memperlihatkan sekelompok anggota polisi memukuli salah satu mahasiswa beralmamater hijau di salah satu tempat. Dalam video berdurasi kurang lebih 00.41 detik itu, anggota polisi berseragam antihuru-hara memukul dengan tongkat.
Anggota polisi lain yang berseragam cokelat, menendang mahasiswa itu. kumparan kemudian menelusuri kebenaran video itu. Setelah ditelusuri, video itu berada di salah satu gedung di DRPD Sumatera Utara yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Kota Medan.
Pantauan kumparan, ornamen salah satu bangunan dalam video itu identik dan hanya ada di gedung DPRD Sumatera Utara.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto masih menyelidiki kebenaran video itu. "Iya nanti kita periksa juga. Sama yang melakukan itu," ujar Agus kepada wartawan, Selasa (24/9). "Kita periksa yang melakukan tindakan di dalam unjuk rasa, kita periksa".
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan institusinya memang menangkap sejumlah mahasiswa dalam aksi hari ini. Dia tak menyebut jumlah pasti mahasiswa yang ditangkap. "Untuk jumlah nanti perkembangannya kami sampaikan. Jangan ada hoaks. Tidak ada yang meninggal dunia. Semuanya dalam keadaan baik," ujar Dadang.
Dadang juga mengatakan saat ini institusinya sedang membersihkan sisa-sisa demonstrasi yang berakhir ricuh di depan DPRD Sumatera Utara. Dia kemudian mengimbau kepada mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya dengan tertib.
"Boleh unjuk rasa, tapi ikuti aturan. Kita mengharapkan Medan kondusif," ujar dia.
