Kapolri: Vaksinasi di Indonesia Capai 408 Juta, Kelima Terbesar di Dunia

14 Mei 2022 15:47
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kapolri: Vaksinasi di Indonesia Capai 408 Juta, Kelima Terbesar di Dunia (26741)
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tinjau aksi unjuk rasa buruh di Gelora Bung Karno, Sabtu (14/5/2022). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut tingkat vaksinasi Indonesia telah mencapai angka 408 juta. Bahkan dengan angka itu, Indonesia disebutnya menduduki peringkat kelima di dunia sebagai negara dengan vaksinasi tertinggi.
ADVERTISEMENT
Hal ini disampaikan Sigit dalam tinjauan aksi May Day Fiesta di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat pada Sabtu (14/5).
"Alhamdulilah hari ini laju vaksinasi kita sudah mencapai 408 juta vaksin. Dan negara kita menjadi negara nomor 5 terbesar di dunia untuk vaksinasi," ujar Sigit dalam sambutannya.
Menurut dia hal itu berkat peran serta buruh. "Dan ini semua bisa terjadi karena kontribusi peran serta rekan-rekan buruh seluruh Indonesia," katanya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Kapolri: Vaksinasi di Indonesia Capai 408 Juta, Kelima Terbesar di Dunia (26742)
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tinjau aksi unjuk rasa buruh di Gelora Bung Karno, Sabtu (14/5/2022). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Baiknya penanganan COVID-19 di Indonesia itu, lanjut Sigit, membuat pemerintah memberikan kelonggaran pada masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan diizinkannya aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh.
"Aktivitas rekan-rekan buruh mulai berjalan dalam berkarya bisa berjalan normal. Kita bisa bekerja kembali dan bahkan kemarin kita semua bisa ikut melaksanakan mudik pada saat Hari Raya Idul Fitri," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Seperti diketahui, massa yang berasal dari elemen buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI dan Stadion Gelora Bung Karno, hari ini Sabtu (14/5).
Ada 17 tuntutan yang bakal disampaikan massa aksi. Mulai dari menolak Omnibus Law, turunkan harga BBM hingga tolak kenaikan PPN 11%.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020