kumparan
12 September 2019 14:16

Karangan Bunga Penuhi Monumen Cinta Habibie-Ainun di Parepare

Karangan bunga bertuliskan turut berduka cita atas meninggalnya Bacharuddin Jusuf Habibie memenuhi monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun di jalan Bau Massepe
Sejumlah karangan bunga bertuliskan turut berduka cita atas meninggalnya Bacharuddin Jusuf Habibie memenuhi monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun di jalan Bau Massepe, Kota Pare-pare, Sulawesi Selatan, Kamis (12/9/2019). Foto: Antara
Ratusan karangan bunga duka cita memenuhi sepanjang lokasi monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun di pojok Lapangan Andi Makkasau, Jalan Bau Massepe, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Kamis (12/9).
ADVERTISEMENT
Karangan bunga belasungkawa berasal dari sejumlah instansi setempat dan sejumlah tokoh-tokoh Parepare sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan atas meninggalnya Bapak Teknologi dan Bapak Demokrasi bangsa Indonesia.
Tidak hanya karangan bunga, foto Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie dan istrinya Hasri Ainun Besari juga terpasang di antara karangan bunga yang terpasang rapi.
BJ Habibie merupakan anak keenam dari delapan bersaudara dan dilahirkan di Kota Parepare pada 25 Juni 1936. Habibie wafat di RSPAD Gatot Soebroto, Rabu, (11/9) pada pukul 18.05 WIB karena sakit.
Kepergian Habibie, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Tak terkecuali warga di Parepare karena kota itu sebagai tempat kelahiran pencipta pesawat N 250.
"Kami sangat kehilangan sosok beliau, karena dia salah satu orang terbaik bangsa Indonesia yang mendunia. Indonesia bisa dikenal berkat BJ Habibie atas perjuangan dan jasa-jasa beliau bahkan Kota Parepare ikut dikenal karena beliau," ucap warga setempat, Bustaman, seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
Bustaman beserta keluarganya saat mendengar kabar Habibie meninggal RSPAD Gatot Soebroto semalam, langsung sedih. Dia kemudian bersama keluarganya mendoakan almarhum.
"Bapak BJ Habibie itu adalah sosok terbaik bangsa, kami sedih dan langsung mendoakannya saat mendengar kabar itu, bahkan saat bendera setengah tiang dipasang semalam, saya ikut menangis. Beliau orang baik," tuturnya.
Pemerintah Kota Parepare mengeluarkan surat edaran bagi masyarakatnya untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang sebagai bentuk penghormatan dan Hari Berkabung Nasional selama tiga hari, 12-15 September 2019.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan