kumparan
1 Juli 2019 15:01

Karpet Masjid di Sentul City Langsung Dicuci Usai Diinjak Anjing

KH Abah Raodl Bahar Bakry, Pembina Masjid Al Munawaroh, Sentul City, Bogor.
KH Abah Raodl Bahar Bakry, Pembina Masjid Al Munawaroh, Sentul City, Bogor. Foto: Luthdan Darmawan/kumparan
Suzethe Margaret (52) membawa anjing masuk masjid Al-Munawaroh, Sentul, Bogor, pada Minggu (1/7) siang. Suzethe saat itu marah dan meminta orang yang di dalam masjid menunjukkan di mana suaminya.
ADVERTISEMENT
Suzethe bersikukuh suaminya siang itu dinikahkan dan menjadi mualaf di masjid. Padahal sejak pagi sama sekali tak ada acara pernikahan di masjid.
Ketika keributan terjadi, anjing yang digendong Suzethe terlepas dari gendongannya dan sempat lari di karpet masjid.
Suzethe dan anjingnya akhirnya diamankan polisi. Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky menyampaikan sinyalemen Suzethe mengalami gangguan kejiwaan. Suami Suzethe juga sudah datang ke kantor polisi dan membawa dua surat rekomendasi dari dokter yang menangani kejiwaan Suzethe.
Proses pemeriksaan masih berlangsung. Namun soal lain, terkait karpet yang diinjak anjing. Pihak masjid sudah melakukan pembersihan.
Masjid Al Munawaroh di Sentul City, Bogor.
Masjid Al Munawaroh di Sentul City, Bogor. Foto: Luthfan Darmawan/kumparan
"Kemarin berdatangan berbagai macam orang. Ada satu lembaga yang memang mencari-cari masjid yang kotor. Jadi dibersihkan karpetnya. Sekarang sedang dicuci semua," jelas KH Abah Raodl Bahar Bakry, Pembina Masjid Al Munawaroh, Sentul City, di Sentul kepada wartawan, Senin (1/7).
ADVERTISEMENT
Di masjid itu bisa dilihat hamparan lantai tanpa karpet karena sedang dicuci. Jemaah pada siang ini tetap ramai dan beribadah di masjid seperti biasa.
Sementara itu, terkait pengamanan di masjid, pihak pengurus akan lebih berhati-hati apabila ada orang asing yang mencurigakan.
"Sesungguhnya keamanan tidak perlu ditambah. Cuma lebih hati-hati saja. Kalau ada yang ingin buat gaduh, di lingkungan tempat ibadah, kita harus lebih waspada," tutup dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan