News17 September 2020 18:49

Kasatpol PP: Sulit Mencari Pelanggar Masker, Sudah Banyak yang Patuh

Konten Redaksi kumparan
Kasatpol PP: Sulit Mencari Pelanggar Masker, Sudah Banyak yang Patuh (64101)
Warga pakai masker beraktivitas di Kawasan Cikini, Jakarta, Jumat (13/3). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Masker menjadi senjata yang diyakini ampuh mencegah penularan COVID-19 sebelum vaksin dan obat ditemukan. Menurut Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, saat ini tingkat kepatuhan masyarakat untuk menggunakan masker sudah cukup tinggi.
ADVERTISEMENT
"Mencari orang yang tidak menggunakan masker di ruang publik sekarang ini agak sulit, lebih banyak orang yang patuh daripada orang yang tidak patuh, banyak yang disiplin menggunakan masker ketimbang yang tidak menggunakan masker," ujar Arifin dalam acara diskusi virtual bersama BNPB, Kamis (17/9).
Arifin juga menyebut, penggunaan masker di sarana transportasi juga penting untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat di ruang publik.
"Sebagaimana kita lihat di ruang publik, orang mau masuk KRL, kereta, itu wajib pakai masker, bahkan ada ketentuan maskernya ditingkatkan kualitasnya ya. Jadi di ruang publik kita bisa lihat mereka menggunakan masker," ucap Arifin.

Tertibkan Penggunaan Masker di Perkantoran

Kasatpol PP: Sulit Mencari Pelanggar Masker, Sudah Banyak yang Patuh (64102)
Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin cek posko pemeriksaan surat izin keluar masuk Jakarta. Foto: Instagram/ @satpolpp.dki
Meski di luar masyarakat sudah tertib mengenakan masker, namun Arifin tidak bisa menjamin apakah masker tersebut tetap dikenakan saat mereka masuk ke ruang privat, misalnya kantor atau lokasi usaha. Kekhawatiran itu diungkapkan lantaran banyak kasus corona di perkantoran.
ADVERTISEMENT
"Hanya saja pertanyaannya adalah ketika dari ruang publik masuk ke ruang privat, maskernya itu tetap digunakan, atau di tempat kerja, kantor, apakah maskernya itu tetap digunakan atau tidak," ungkapnya.
Oleh karena itu, Arifin mendesak agar gugus tugas internal yang mengawasi kepatuhan di dalam perkantoran dapat bekerja maksimal. Terutama, mengingatkan para pekerja untuk taat dan patuh akan penggunaan masker, meski berada di dalam ruangan.
"Pengawasan terhadap ruang privat ini tentu kami tidak bisa menjangkau,tidak bisa masuk ke kantor yang ada. Oleh karenanya dalam ketentuan pergub mengatur bahwa perkantoran dan tempat usaha itu diwajibkan membentuk tim gugus tugas internal yang tugasnya juga untuk memastikan seluruh ketentuan protokol COVID-19 benar-benar terselenggara di tempat kerja atau tempat usaha, seperti itu," pungkas Arifin.
ADVERTISEMENT
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white