Kasus Corona Tertinggi Mingguan di Atas 1.000: Jateng, Jabar, dan Jatim

5 Oktober 2021 18:40
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kasus Corona Tertinggi Mingguan di Atas 1.000: Jateng, Jabar, dan Jatim  (177735)
zoom-in-whitePerbesar
Prof Wiku Adisasmito. Foto: BNPB
Penurunan kasus corona secara nasional saat ini merupakan pertanda bahwa penanganan pandemi telah berhasil, khususnya pada gelombang kedua. Sayangnya, masih ada sejumlah provinsi yang mencatatkan penambahan kasus hingga lebih dari 1.000 selama sepekan terakhir.
ADVERTISEMENT
Sebagai catatan, per Selasa (5/10/2021), kasus konfirmasi harian nasional bertambah sebanyak 1.440 kasus. Bahkan pada sehari sebelumnya, Indonesia kembali menyentuh rekor terendah di bawah 1.000 sejak pertengahan tahun 2020.
Kasus Corona Tertinggi Mingguan di Atas 1.000: Jateng, Jabar, dan Jatim  (177736)
zoom-in-whitePerbesar
Warga berolahraga di tempat fitness yang sudah boleh dibuka dengan protokol kesehatan yang ketat dan kapasitas maksimal 25 persen Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito menyebutkan, terdapat 3 provinsi yang ia maksud dan seluruhnya berada di Pulau Jawa.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Saya ingin sampaikan terdapat 3 provinsi dengan penambahan kasus mingguan di atas 1.000 kasus yaitu Jawa Tengah 1.094 kasus, Jawa Barat 1.074 kasus, dan Jawa Timur 1.059 kasus," ungkap Wiku dalam keterangan pers virtual, Selasa (5/10) sore.
"Selain itu penambahan kasus juga terjadi cukup banyak di DKI Jakarta yaitu 966 kasus dan Bali 588 kasus," tambah dia.
Kasus Corona Tertinggi Mingguan di Atas 1.000: Jateng, Jabar, dan Jatim  (177737)
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung duduk di kursi penonton bioskop CGV, Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (16/9/2021). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Oleh karena itu, Wiku meminta agar pemerintah daerah setempat untuk dapat lebih mengawasi lagi kegiatan masyarakat yang saat ini sudah mulai dibuka secara bertahap.

ADVERTISEMENT
Sebab, kegiatan yang dibuka dapat berakibat pada meningkatnya mobilitas dan berimbas pada risiko penularan yang tinggi.
"Untuk itu, dimohon kepada 5 provinsi ini terutama provinsi yang mengalami penambahan kasus di atas 1.000 kasus untuk terus mengawasi pembukaan kegiatan masyarakat di wilayahnya," tutup Wiku.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020