News
·
10 September 2020 9:48

Kasus Mobil Berisi Balita Dilempar Batu di Jalan Proklamasi Berakhir Damai

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kasus Mobil Berisi Balita Dilempar Batu di Jalan Proklamasi Berakhir Damai (877)
Pemprov DKI Jakarta melakukan konservasi di kompleks Tugu Proklamasi untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-74, Jumat (9/8). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Kasus pelemparan batu oleh orang tidak dikenal ke sebuah mobil berisi balita di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, berakhir damai. Kesepakatan itu terjalin setelah pelaku tertangkap dan bertemu dengan korban.
ADVERTISEMENT
Kanit Reskrim Polsek Menteng Kompol Gozali Luhulima mengatakan polisi menangkap para pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian dilaporkan. Kedua belah pihak merasa saling salah sehingga kesepakatan damai pun terwujud.
"Betul awal mulanya korbannya yang salah makanya korbannya minta maaf juga. Jadi mereka sendiri dari korban sendiri karena merasa salah akhirnya didamaikan," kata Gozali saat dikonfirmasi, Kamis (10/9).
Polisi menangkap tiga pelaku yang melakukan pelemparan batu yaitu PFS (47), HA (29), dan LFA (43). Mereka ditangkap setelah polisi menelusuri mobil pelaku lewat rekaman yang ada.
"Setelah kita tangkap pelakunya rupanya mereka dari awal bersenggolan mobil dahulu mau serempet. Terus kemudian yang korbannya ini ya merasa mau keserempet. Kemudian kaca spion dari tersangka itu dipukul, pecah lah. Terus kemudian tersangka kejar enggak mau berhenti," kata Gozali saat dikonfirmasi, Kamis (10/9).
ADVERTISEMENT
Aksi Kejar-kejaran dari Jalan Matraman itu berakhir di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Tepat di pertigaan Tugu Proklamasi pelaku keluar dari mobil dan melempari batu ke mobil milik korban. Kaca bagian depan dan belakang mobil korban pecah.
Korban sempat berusaha kabur hingga akhirnya berhenti di depan kantor Bakamla. Di sana ia ditenangkan oleh sejumlah orang yang ada di lokasi.
Peristiwa itu sempat viral di media sosial. Dalam video yang beredar korban sempat berteriak minta tolong dari dalam mobilnya.
Kesepakatan damai dari kedua pihak membuat kasus tidak berlanjut ke meja hijau. "Sudah kelar," kata Gozali.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)