KDM: Pemimpin Harus Punya Daya Analitik, Bikin Anggaran Jangan Cuma Copas
19 November 2025 14:59 WIB
·
waktu baca 2 menit
KDM: Pemimpin Harus Punya Daya Analitik, Bikin Anggaran Jangan Cuma Copas
Dedi Mulyadi menyinggung kecenderungan karakter ASN yang hanya meniru perencanaan APBD tahun sebelumnya, tanpa analisis tajam.kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan seorang pemimpin harus memiliki daya analisis yang tinggi dalam mengelola anggaran. Lalu, ia menyinggung perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sering kali mengikuti perencanaan tahun sebelumnya, tanpa analisis tajam.
ADVERTISEMENT
"Karena kalau tidak dianalisis secara tajam dibaca digitnya satu-satu, saya tahu karakter ASN itu adalah copy-paste," kata Dedi dalam acara Economics & Business Forum 2025, di Gedung Sate, Rabu (19/11).
"Kalau tidak ada pemimpin yang punya daya analitik itu, nyaris APBD yang diserap dalam setiap tahun, pendapatan yang ditingkatkan dalam setiap waktu, tidak melahirkan produktivitas publik," kata Dedi melanjutkan.
Menurutnya, belanja yang tidak berubah tidak akan menghasilkan investasi bagi masa depan. Menurutnya, belanja harus menyentuh pada seluruh kebutuhan dan daya saing masyarakat.
"Dan jangan lupa setiap belanja harus disimpan untuk investasi masa depan. Investasinya hanya satu, investasi sumber daya manusia, juga harus ada investasi fiskal," kata Dedi.
Dedi melanjutkan, investasi fiskal bukan hanya kewajiban pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah. Pandangan ini, kata dia, selaras dengan tradisi masyarakat Sunda.
ADVERTISEMENT
"Menurut saya, penyimpanan investasi fiskal bukan hanya kewajiban pemerintah pusat, harus juga menjadi kewajiban pemerintah daerah. Tradisi itu ada dalam tradisi kebudayaan Sunda," ujar Dedi.
"Tradisinya apa? Tradisi yang disebut dengan padaringan. Di dalam padaringan ada tempayan. Tempayan itu satu syaratnya, tidak boleh kosong dari beras. Sehingga penyimpanannya bertahap. Ada padaringan, ada gua, kemudian ada leuit, ada lumbung. Dan keempat-empatnya senantiasa terisi," kata dia menambahkan.
