Kebakaran Gudang Plastik di Tangerang Diduga Akibat Korsleting Listrik

5 Agustus 2022 18:19
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Petugas pemadam kebakaran melakukan proses pendinginan saat kebakaran gudang penyimpanan plastik di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (5/8/2022). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas pemadam kebakaran melakukan proses pendinginan saat kebakaran gudang penyimpanan plastik di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (5/8/2022). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Kebakaran yang melanda gudang plastik di kawasan pergudangan Blok HF, Pantai Indah Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, diduga diakibatkan korsleting listrik.
ADVERTISEMENT
"Penyebabnya korsleting listrik dari proses pengerjaan las yang sedang dilakukan salah satu karyawan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir, Jumat (5/8).
Dijelaskannya, saat itu karyawan sedang mengelas bagian atap gudang, namun tiba-tiba muncul percikan api dari stop kontak listrik.
"Percikan api itu membakar bagian kabel yang terpasang di stop kontak. Atas hal itu, karyawan langsung menyelamatkan diri, sedangkan yang lainnya mencoba memadamkan api menggunakan APAR," ujarnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Pemadaman api kebakaran gudang plastik di Tangerang, Jumat (5/8/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pemadaman api kebakaran gudang plastik di Tangerang, Jumat (5/8/2022). Foto: Dok. Istimewa
Percikan api itu kemudian mengenai bahan kimia yang digunakan untuk membuat plastik. Alhasil terjadi ledakan dan api langsung membesar.
"Di sana, untungnya karyawan sudah dievakuasi, jadi tidak ada korban jiwa atau luka. Dan melihat api yang sulit dikendalikan, mereka menghubungi kami. Saat tim pemadam tiba, memang api sudah membesar," terangnya.
ADVERTISEMENT
Hingga kemudian, petugas pun berhasil menjinakkan api pada pukul 17.12 WIB, menggunakan cairan khusus.
"Api sudah berhasil dijinakkan dengan cairan khusus, dan bantuan empat mobil pemadam. Kini sedang dalam proses pendinginan," ungkapnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020