News
·
14 Juli 2021 11:52
·
waktu baca 2 menit

Kedubes Jepang Bantah Evakuasi Warganya dari Indonesia: Itu Inisiatif Perusahaan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kedubes Jepang Bantah Evakuasi Warganya dari Indonesia: Itu Inisiatif Perusahaan (165672)
searchPerbesar
Warga mengenakan masker saat beraktivitas di Stasiun Shinagawa, Tokyo, Jepang, Selasa (26/5). Foto: REUTERS / Kim Kyung-Hoon
Kedutaan Besar Jepang di Indonesia menegaskan, pemulangan beberapa warganya dari Indonesia bukan bentuk evakuasi.
ADVERTISEMENT
Mereka memastikan, tindakan itu adalah inisiatif mandiri berbagai perusahaan Jepang di Indonesia. Pemulangan mandiri itu merupakan respons dari melonjaknya kasus COVID-19 di Indonesia.
"Penerbangan yang dilakukan tadi pagi terlaksana atas inisiatif dari perusahaan swasta Jepang dan bukan usaha evakuasi maupun repatriasi dari Pemerintah Jepang," ungkap Kedubes Jepang di Indonesia dalam pernyataan tertulis kepada kumparan, Rabu (14/7/2021).
Kedutaan Jepang menambahkan, sama halnya dengan Indonesia, Jepang juga masih mengadakan pembatasan masuk bagi orang-orang dari luar negeri.
"Pembatasan ini dilakukan untuk menjaga kapasitas pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan di bandara beserta petugas medisnya, dan fasilitas karantina bagi mereka yang datang dari luar negeri ini dapat beroperasi dengan baik," sambung mereka.
Sementara itu, terkait pernyataan Menteri Sekretaris Kabinet Jepang Katsunobu Kato yang akan menolong pemulangan, hal itu terkait penambahan kuota warga yang diizinkan masuk Jepang.
ADVERTISEMENT
"Yang dimaksud dari pernyataan Menteri Sekretaris Kabinet kemarin mengenai bantuan dari Pemerintah Jepang adalah bantuan berupa penambahan kuota bagi warganya yang akan masuk kembali ke Jepang, juga sambil menjaga kapasitas medis dan fasilitas karantina, serta hal-hal lain pendukung lainnya agar dapat beroperasi dengan baik dalam menerima kepulangan mereka," tegas Kedubes Jepang.
Pada Rabu (14/7/2021) satu pesawat sewaan sudah berangkat dari Jakarta menuju Jepang. Pesawat itu membawa pekerja dari sejumlah perusahaan Jepang dan keluarganya untuk pulang ke Negeri Sakura.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020