News
·
28 September 2020 16:54

Keluarga Mulai Proses Penyerahan Surat Cerai Sukarno ke Negara Pekan Ini

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Keluarga Mulai Proses Penyerahan Surat Cerai  Sukarno ke Negara Pekan Ini (26170)
Ahli Waris Inggit Garnasih Didampingi Guru Besar Unpad Nina Herlina Lubis. Foto: Dok. Istimewa
Ahli waris Inggit Garnasih dipastikan bakal menyerahkan barang peninggalan Inggit ke negara melalui Pemprov Jabar. Prosedur surat menyurat terkait penyerahan itu bakal mulai diproses pekan ini sesuai dengan arahan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
ADVERTISEMENT
"Prosedur surat menyurat sesuai arahan Pak Gubernur, mungkin minggu ini kita akan coba selesaikan," kata cucu angkat Inggit, Kemal Asmarahadi, di Gedung Sate Bandung, Senin (28/9).
Sementara, Guru Besar Ilmu Sejarah Unpad Nina Herlina Lubis yang turut mendampingi ahli waris mengatakan, keluarga bakal terlebih dahulu berkoordinasi ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemprov Jabar serta membuat tim terkait proses penyerahan barang peninggalan Inggit.
Keluarga Mulai Proses Penyerahan Surat Cerai  Sukarno ke Negara Pekan Ini (26171)
Ahli Waris Inggit Garnasih Didampingi Guru Besar Unpad Nina Herlina Lubis. Foto: Dok. Istimewa
"Ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kita akan buat tim, karena ini kan proses tidak bisa tiba-tiba, kita harus prosedural, kan ada UU Kearsipan, ada UU BCB juga," ucap dia.
Sebelumnya, harapan keluarga, barang peninggalan Inggit nantinya disimpan di Rumah Inggit Garnasih yang terletak di Jalan Ciateul, Kota Bandung.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, dokumen peninggalan Inggit termasuk surat cerai dan nikahnya dengan Sukarno disimpan di Arsip Nasional.
Dokumen surat pernikahan serta perceraian Presiden Sukarno dan Inggit Garnasih hendak dijual pewarisnya yakni Tito Z. Harmaen atau dikenal Tito Asmarahadi. Tito ini merupakan cucu angkat Inggit, selain Kemal. Ibu Tito, Ratna Juami, anak angkat dari Inggit Garnasih.
"Pak Tito belum setuju, tapi sedang dihubungi keluarga kami dari Bu Kartika di Jakarta, setuju atau tidak setuju kita sepakat tetap menyerahkan ke negara," ucap Kemal yang merupakan kakak Tito.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)