dr Reisa bersama Achmad Yurianto
19 Oktober 2020 16:58

Kemenkes: Harga Vaksin Corona Sinopharm Belum Ada Kepastian

Kemenkes: Harga Vaksin Corona Sinopharm Belum Ada Kepastian (95866)
dr Reisa bersama Dirjen P2P Kemenkes Achmad Yurianto. Foto: Instagram/@reisabrotoasmoro
Pemerintah belum bisa memastikan harga vaksin corona produksi Sinopharm. Walau pemerintah sudah menetapkan jumlah vaksin yang akan didistribusikan bagi sejumlah kelompok masyarakat di akhir November ini.
ADVERTISEMENT
"Kemudian terkait 9.1 juta yang akan kita masukkan sampai sekarang kita belum mendapatkan kepastian dari harga Sinopharm. Karena ini G42 (lead-nya) karena keputusan di situ," kata Dirjen P2P Kemenkes Achmad Yurianto dalam konferensi persnya secara virtual, Senin (19/10).
"Yang lain sudah dan ini dibiayai APBN," imbuhnya.
Yuri pun berharap agar proses tersebut bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Sehingga, proses pengajuan anggaran bisa dilakukan secepatnya.
"Kita berharap minggu ini sudah clear sehingga kita bisa mengajukan anggaran ini ke Kemenkeu untuk pengadaan yang 9,1 juta," ujar Yuri.
Kemenkes: Harga Vaksin Corona Sinopharm Belum Ada Kepastian (95867)
Kick off uji klinis tahap 3 vaksin Sinopharm di UAE pada 16 Juli 2020. Foto: Twitter/@admediaoffice
Diketahui, dalam 9,1 juta vaksin corona yang akan didistribusikan di tahap awal terdiri dari vaksin Sinopharm, Sinovac dan Cansino. Mereka yang akan mendapatkan vaksin tersebut ada pada kelompok prioritas seperti tenaga kesehatan.
ADVERTISEMENT
"Ini semua prioritas pertama kalau kita perhatikan memang tenaga kesehatan kemudian frontliner adalah public services ini kebutuhan akan habis di situ belum masuk ke lain-lain di bulan Desember ya," jelas Yuri.
"Di Januari kita harapkan Sinovac sudah bisa kita lakukan lagi dari pengiriman yang akan dikirim sekitar bulan November dan Desember. Nanti di Januari akan ada hasil," pungkas Yuri.