Kemenkes: Sudah 7 Anak Meninggal karena Hepatitis Akut, Terbanyak di Jakarta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jubir vaksinasi perwakilan Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi.  Foto: Satgas COVID-19
zoom-in-whitePerbesar
Jubir vaksinasi perwakilan Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi. Foto: Satgas COVID-19

Jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengupdate kabar terbaru soal kasus hepatitis akut di Indonesia. Kasus meninggal bertambah 4 orang, jadi 7 orang.

7 orang tersebut dari 18 kasus yang sudah terdeteksi. Nadia pun merincikan usianya.

"Saat ini kita sudah identifikasi 18 kasus, di mana 9 pending klasifikasi, 5 tidak termasuk kriteria (karena disebabkan Hepatitis A,B, typoid, dan DBD). 2 orang memiliki usia >20 tahun, dan sisanyaa masih menunggu hasil labnya," ungkap Nadia kepada kumparan, Kamis (12/5).

"Kasus meninggal ada 7," tuturnya.

Mereka berusia antara 0-10 tahun. Kebanyakan dari DKI Jakarta.

"Usia yang meninggal 2 bulan, 2 tahun, 7 tahun (2 orang), 8 tahun, 10 tahun (2 orang)," jelas dia.

"4 warga Jakarta, 1 Sumbar, 1 Kaltim dan 1 Jatim," imbuh Nadia.

***

Ikuti program Master Class, 3 hari pelatihan intensif untuk para pelaku UMKM, gratis! Daftar Sekarang DI LINK INI.