Kemenpora Ajak Pemuda ASEAN Bangun Asia Tenggara Jadi Kawasan Religius-Toleran

9 Agustus 2022 1:25
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kemenpora buka AYIC (ASEAN Youth Interfaith Camp) Tahun 2022 di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Senin (8/8). Foto: Kemenpora RI
zoom-in-whitePerbesar
Kemenpora buka AYIC (ASEAN Youth Interfaith Camp) Tahun 2022 di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Senin (8/8). Foto: Kemenpora RI
ADVERTISEMENT
Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Asrorun Niam Sholeh saat membuka acara AYIC (ASEAN Youth Interfaith Camp) Tahun 2022 menyampaikan sejumlah pesan. Salah satunya, mengajak Pemuda ASEAN mewujudkan kawasan religius dan toleran.
ADVERTISEMENT
“ASEAN Youth Interfaith Camp (AYIC) adalah program penting dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi, moderasi, dan saling menghormati dalam masyarakat kita yang beragam," kata Niam di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Senin (8/8/2022).
Niam juga berharap peserta AYIC dapat membangun inteaksi sosial yang harmonis dan respek. Para pemuda ASEN juga dapat menjadi pelopor moderasi dalam beragama di kawasan ASEAN.
Saya berharap seluruh peserta AYIC dapat memperoleh pengalaman langsung interaksi antarumat beragama secara harmonis, penuh respek dan toleransi, sehingga nantinya akan mampu menjadi agen pelopor moderasi dalam beragama di kawasan ASEAN," sambungnya.
Niam menyoroti, 34% penduduk ASEAN terdiri dari anak muda. Sebab itu, ia menilai pemuda memiliki peran krusial dalam mewujudkan komunitas masyarakat Asia Tenggara yang harmonis dan saling menghormati di tengah keberagaman dan perbedaan yang ada.
ADVERTISEMENT
“34% penduduk ASEAN terdiri dari kaum muda, dan rekan-rekan adalah bagian dari itu. Sebagai pemuda ASEAN, anda memiliki peran dan tanggung jawab besar dalam menumbuhkan toleransi, harmoni, dan perdamaian di kawasan," papar akademisi UIN itu.
"AYIC diharapkan dapat menjadi wahana penting untuk saling mengenal, lebih memahami satu sama lain, bertukar pikiran dan berkolaborasi untuk menciptakan komunitas yang harmonis,” tambah dia.
Kemenpora buka AYIC (ASEAN Youth Interfaith Camp) Tahun 2022 di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Senin (8/8). Foto: Kemenpora RI
zoom-in-whitePerbesar
Kemenpora buka AYIC (ASEAN Youth Interfaith Camp) Tahun 2022 di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Senin (8/8). Foto: Kemenpora RI
Niam pun berharap, persahabatan yang terjalin di antara agamawan muda peserta AYIC dapat menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan toleransi dan perdamaian di ASEAN.
“Melalui program ini, saya sangat berharap Anda dapat menjaga persahabatan dan jaringan yang kuat melalui penggunaan platform digital yang efektif untuk menciptakan generasi yang akan merangkul persatuan dalam keragaman dan menghargai toleransi beragama,” tandas dia.
ADVERTISEMENT
Kegiatan AYIC 2022  diselenggarakan secara luring di Jakarta dan Semarang pada 7 sampai 11 Agustus 2022. Kegiatan ini secara teknis diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda,  bekerja sama dengan Kemenko PMK, Kemlu, dan Kemenag RI.
Kegiatan AYIC tahun 2022 merupakan kegiatan yang ke-6. Sebelumnya pada 2017, acara ini telah dilaksanakan di Jombang, Jawa Timur, pada 2018 di Yogyakarta dan Bali, pada 2019 di Jakarta dan Lombok serta pada 2020 dan 2021 dilaksanakan secara hybrid di Jakarta.
AYIC merupakan implementasi ASEAN Declaration on Culture of Prevention for a Peaceful, Inclusive, Resilient, Healthy and Harmonious Society yang diinisiasi oleh Indonesia dan menjadi kegiatan tahunan ASEAN. Deklarasi ini menekankan pada pendekatan berbasis masyarakat (upstream approach), sehingga manfaat ASEAN dapat dirasakan di tataran akar rumput, serta dapat berkontribusi terhadap terciptanya perdamaian dan kestabilan kawasan.
ADVERTISEMENT
AYIC 2022 diikuti oleh 30  pemuda dari tujuh negara anggota ASEAN yaitu Filipina, Indonesia, Kamboja, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Mereka akan melakukan diskusi tentang keragaman dan berbagi pengalaman mewujudkan moderasi beragama, membangun toleransi, dan mewujudkan kebersamaan. Acara dilanjutkan dengan tur ke lokasi-lokasi sarana ibadah yang menjadi simbol keagamaan yang ada di Jakarta dan Semarang, serta bertemu dengan tokoh-tokoh agama dan pemuda lokal.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020