News
·
24 Agustus 2021 23:30
·
waktu baca 2 menit

Khawatir Timbulkan Kebencian, Tulisan 'Tuhan Mau Kami Gambar' di Jaksel Dihapus

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Khawatir Timbulkan Kebencian, Tulisan 'Tuhan Mau Kami Gambar' di Jaksel Dihapus (94478)
searchPerbesar
Coretan "Tuhan Mau Kami Gambar" di Jalan Dr. Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan. Foto: Lurah Karet Kuningan
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Karet Kuningan menghapus sejumlah tulisan dengan kalimat 'Tuhan Mau Kami Gambar' di beberapa pembatas jalan beton di Jalan Prof. Dr. Satrio tepat di seberang Lotte Shopping Avenue, Setiabudi, Jaksel.
ADVERTISEMENT
Plt Lurah Karet Kuningan, Achmad Yani, mengatakan tulisan tersebut dihapus pada Senin (23/8) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Achmad Yani mengatakan, sejak adanya tulisan tersebut, ia langsung menugaskan pasukan oranye bersama dengan Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan (Ekbang) untuk meluncur ke lokasi.
"Tapi saya suruh mereka stand by di lokasi, tidak melakukan gerakan dulu," ujar Achmad saat dihubungi kumparan, Selasa (24/8).
Achmad kemudian berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa terkait tindak lanjut terhadap tulisan tersebut. Lalu, ia juga berkoordinasi dengan Wakil Camat.
Khawatir Timbulkan Kebencian, Tulisan 'Tuhan Mau Kami Gambar' di Jaksel Dihapus (94479)
searchPerbesar
Petugas PPSU Karet Kuningan menghapus coretan "Tuhan Mau Kami Gambar" di Jalan Dr. Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan. Foto: Lurah Karet Kuningan
Setelah menghubungi Wakil Camat Kuningan, Achmad mengatakan bahwa tulisan tersebut dikhawatirkan menyinggung Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) dan dapat menimbulkan kebencian.
"Kalau tulisannya ‘Tuhan Mau Kami Gambar’ itu kan takutnya sara, bisa menimbulkan kebencian kan," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Akhirnya tulisan itu pun diputuskan dihapus. Ia beralasan, selain berpotensi menimbulkan kebencian, mencoret-coret fasilitas umum tanpa izin pun merupakan pelanggaran.
"Dia menulis di fasilitas publik Pemda tanpa izin dan lain-lain, makanya waktu malam itu juga kita langsung hapus," jelasnya.
Sejauh ini, kata Achmad belum ada niatan untuk melaporkan tindakan vandalisme ini ke polisi. Sebab, ia menilai sudah cukup dengan menghapus tulisan tersebut. Terlebih pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas sekitar.
“Yaudah kita selesaikan cukup sampai di sini, jadi yang turun PPSU saja tapi sudah kami koordinasikan dengan Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas saja,” pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020