Kijang di Thailand Mati dengan 7 Kg Plastik di Perutnya

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dokter hewan bersiap memeriksa kijang yang mati di Taman Nasional Khun Sathan di Provinsi Nan Thailand Foto: AFP / Kantor Wilayah Konservasi Wilayah 13
zoom-in-whitePerbesar
Dokter hewan bersiap memeriksa kijang yang mati di Taman Nasional Khun Sathan di Provinsi Nan Thailand Foto: AFP / Kantor Wilayah Konservasi Wilayah 13

Seekor kijang dewasa di taman nasional Thailand mati mengenaskan akibat sakit pencernaan. Di dalam perutnya, ditemukan hingga 7 kilogram plastik berbagai jenis.

Seperti diberitakan AFP, kijang itu ditemukan mati pada Selasa (26/11) di Taman Nasional Khun Sathan, Provinsi Nan. Petugas taman nasional lantas melakukan autopsi terhadap kijang berusia 10 tahun tersebut.

Dokter hewan memeriksa rusa mati di Taman Nasional Khun Sathan di Provinsi Nan Thailand Foto: AFP / Kantor Wilayah Konservasi Wilayah 13

Mereka terkejut ketika menemukan setumpuk plastik di dalam perutnya. Menurut Kriangsak Thanompun, direktur perlindungan satwa di taman nasional tersebut, plastik-plastik itu yang membunuh kijang.

Plastik di dalam perut kijang terdiri dari berbagai jenis dan ukuran, mulai dari saset kopi, bungkus mi instan, kantong kresek, hingga celana dalam. Kijang tersebut memakan sampah yang ditinggal pengunjung taman nasional.

"Peristiwa ini menunjukkan kita harus serius mengurangi penggunaan plastik sekali pakai," kata Kriangsak.

Dokter hewan memeriksa rusa mati di Taman Nasional Khun Sathan di Provinsi Nan Thailand Foto: AFP / Kantor Wilayah Konservasi Wilayah 13

Thailand adalah salah satu negara di Asia Tenggara dengan penggunaan plastik terbanyak. Menurut hasil penelitian, satu warga Thailand setiap tahunnya menggunakan 3.000 plastik sekali pakai, baik untuk membungkus makanan atau membawa belanjaan.

Sebelumnya seekor bayi dugong di Thailand menderita sakit karena ada plastik dalam perutnya. Dugong itu sempat pulih sebelum luka di perutnya infeksi dan dia mati.