News
·
26 April 2020 15:02

Kisah Penjual Donat Tinggal di Rumah Kumuh Dapat Donasi Rp 70 Juta dalam Sehari

Konten ini diproduksi oleh
Kisah Penjual Donat Tinggal di Rumah Kumuh Dapat Donasi Rp 70 Juta dalam Sehari (10359)
Abah Anang berjualan tahu dan donat. Foto: Dok. Elsya Sandria
Di tengah pandemi COVID-19, rasa kepedulian masyarakat terhadap sesama tak luntur. Salah satu contohnya, netizen berhasil menggalang dana senilai Rp 70 juta untuk Abah Anang, penjual donat di Bogor yang tinggal di rumah tak layak selama 10 tahun. Donasi tersebut terkumpul hanya dalam satu malam.
ADVERTISEMENT
Influencer sekaligus koordinator donasi, Elsya Sandira, mengatakan, ia mendapatkan informasi tentang Abah Anang dari followersnya. Banyak dari mereka yang mention foto pria berusia 70 tahun itu ke akunnya di Twitter.
"Saya kebetulan sedang ada di dekat rumahnya [Abah Anang] saat ada project, langsung saya menghampirinya," ujar Elsya kepada kumparan, Minggu (26/4).
Ia mengatakan, Abah Anang tinggal di rumah di daerah Siliwangi, Bogor. Ia tinggal sebatang kara dan tidak menikah. Selama 10 tahun ia tinggal di rumah warga bernama Sarifudin. Meski begitu, kondisi kamar yang dihuni terlihat kumuh.
Kisah Penjual Donat Tinggal di Rumah Kumuh Dapat Donasi Rp 70 Juta dalam Sehari (10360)
Abah Anang (kanan) dan Elsya (kiri). Foto: Dok. Elsya Sandria
"Sebelumnya, Abah ini tinggal di pos ronda" tambah Elsya.
Untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, Abah Anang berjualan tahu dan donat. Ia bisa mendapatkan penghasilan paling besar Rp 15.000.
ADVERTISEMENT
Setelah bertemu dengan Abah Anang dan Sarifudin, ia meminta izin untuk menggalang dana. Ia mulai mengumpulkan massa pada akhir Maret. Hingga kemudian terkumpul Rp 70 juta kurang dari 24 jam.
"Kita renovasi kamar mandi dan dapur. Dan memberikan sebagian ke Sarifudin tetap membantu selama 10 tahun," ujar Elsya.
Kisah Penjual Donat Tinggal di Rumah Kumuh Dapat Donasi Rp 70 Juta dalam Sehari (10361)
Kondisi kamar Abah Anang setelah direnovasi di Bogor. Foto: Dok. Elsya Sandria
Proses renovasi tersebut memakan waktu sekitar 10 hari. Untuk menyimpan sisa uang donasi, Abah Anang dibuatkan buku tabungan.
Kepada Elsya, Abah juga menceritakan keinginannya untuk umrah. Untuk itu, sisa tabungan itu memang direncanakan untuk ibadah umrah tahun depan.
Abah juga ingin tetap bekerja dengan jualan di Bogor seperti biasa. Sebab, ia merasa bingung jika tak ada aktivitas meski mempunyai uang.
ADVERTISEMENT
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
*** Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.