Klarifikasi Kang Emil Soal Beruang Madu di Kebun Binatang Bandung

18 Januari 2017 23:20 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:19 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
Beruang madu di kebun binatang Bandung (Foto: kumparan/istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Beruang madu di kebun binatang Bandung (Foto: kumparan/istimewa)
Kondisi beruang madu yang memprihatinkan di Kebun Binatang Bandung menjadi sorotan publik hingga viral di media sosial. Tak hanya dihujat masyarakat Indonesia, pecinta binatang seluruh dunia menyatakan keprihatinannya akan kondisi beruang madu tersebut.
ADVERTISEMENT
Publik yang protes tak hanya menegur pengelola kebun binatang, namun juga menyampaikan pendapat mereka ke Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Setelah menerima sejumlah mention di akun media sosial pribadinya, Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil memberikan klarifikasinya pada publik.
Di akun instagramnya @ridwankamil, Rabu (18/1), Kang Emil menjelaskan bahwa Kebun Binatang Bandung tersebut merupakan milik perseorangan dan tak bernaung di bawah pemkot Bandung.
Yang berwenang untuk menutup kebun binatang tersebut adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Postingan ini diunggah Kang Emil di akun instagramnya 32 menit yang lalu.
Hal yang sama juga diposting Kang Emil di akun twitternya @ridwankamil, pukul 22.54 WIB. Dalam postingan yang menampilkan screenshoot caption instagramnya itu, Kang Emil mengatakan bahwa Pemkot Bandung telah menuliskan surat komplain ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) sejak tahun lalu, mengenai kondisi binatang yang ada di dalam kebun binatang itu.
ADVERTISEMENT
Namun tak diketahui apa saja langkah yang ditempuh Kemen LHK untuk menegur pengelola kebun binatang yang dianggap lalai mengurus hewan yang ada di dalamnya.
Berbagai petisi muncul dari kalangan aktivis pecinta hewan terkait nasib beruang malang ini. Semua kompak menuntut agar Presiden Joko Widodo bertindak: menutup segera kebun binatang Bandung. Di petisi internasional, bahkan sampai ada ajakan untuk memboikot wisata di Indonesia sampai masalah kebun binatang selesai.