kumparan
28 Mar 2019 18:50 WIB

Konser 'Tribute to Ahmad Dhani' Dipastikan Batal Digelar

Ahmad Dhani mengepalkan tangan sesaat sebelum menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (28/3). Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
Konser solidaritas untuk musikus Ahmad Dhani Prasetyo bertajuk "Hadapi Dengan Senyuman" yang sedianya bakal digelar pada Sabtu (30/3) batal. Panitia penyelenggara, Wahid Asaadi, keburu pesimistis acara itu sukses dilakukan.
ADVERTISEMENT
Wahid mengatakan izin dari aparat keamanan untuk menggelar konser itu dianggapnya tidak bakal keluar.
"Kami sudah musyawarah. Jadi karena ini masih tahun politik, ada kekhawatiran izin tidak keluar, makanya lebih banyak kami sepakat kalau konser tidak dilaksanakan untuk saat ini," ujar Wahid usai persidangan Ahmad Dhani di PN Surabaya, Kamis (28/3).
Wahid juga menegaskan, bahwa tidak ada pihak manapun yang memaksa panitia untuk membatalkan konser itu. "Ini murni dari penyelenggara. Doakan saja. Sesuatu itu pasti ada hikmah di dalamnya. Insyaallah ada jalan yang terbaik dari Allah, jadi kami terima dengan lapang dada," ujar dia.
Ahmad Dhani datang ke Pengadilan Negeri Surabaya membawa nasi bungkus. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
Wahid mengatakan akibat batalnya konser itu, dia mengalami kerugian dalam jumlah besar. Musababnya, kata Wahid, dia sudah terlanjur menanggung biaya sewa gedung, sound system dan segala hal yang berkaitan dengan konser.
ADVERTISEMENT
"Kalau rugi ya banyak, itu risiko perjuangan. Itikad baik awalnya. Sudah ada pembagian tugas," kata dia.
Konser solidaritas untuk Ahmad Dhani sebelumnya akan digelar di Grand City Surabaya pada Minggu, 10 Maret 2019. Namun, acara itu batal lantaran terganjal perizinan yang belum rampung.
Sejumlah penonton yang terlanjur membeli tiket mengaku kecewa. Panitia kemudian merencanakan acara konser solidaritas itu digelar pada Selasa (12/3), tapi batal dengan alasan yang sama. Panitia lagi-lagi merencanakan konser berlangsung pada Sabtu, 30 Maret 2019, namun lagi-lagi tidak jadi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan