News
·
31 Oktober 2019 18:06

Korban Jiwa Kebakaran Kereta Pakistan Bertambah Jadi 71 Orang

Konten ini diproduksi oleh
Korban Jiwa Kebakaran Kereta Pakistan Bertambah Jadi 71 Orang (1708)
Kobaran api membakar kereta api di dekat kota Rahim Yar Khan, Punjab, Pakistan. Foto: REUTERS / Asghar Bhawalpuri via Reuters TV
Korban jiwa kereta terbakar di Pakistan bertambah. Otoritas medis setempat menyebut warga yang tewas saat ini sebanyak 71 orang.
ADVERTISEMENT
Menurut keterangan pengawas medis rumah sakit Liaquatpur, Muhammad Nadeem Zia, selain korban tewas insiden ini menyebabkan 44 orang terluka.
Zia mengatakan, beberapa korban kehilangan nyawa karena luka kepala. Cedera diderita karena terbentur saat melompat dari kereta.
Korban luka saat ini telah dibawa ke beberapa rumah sakit dekat lokasi kejadian.
Korban Jiwa Kebakaran Kereta Pakistan Bertambah Jadi 71 Orang (1709)
Kobaran api membakar kereta api di dekat kota Rahim Yar Khan, Punjab, Pakistan. Foto: REUTERS / Asghar Bhawalpuri via Reuters TV
Terkait identifikasi korban jiwa, Zia menyebut hingga kini proses tersebut masih berlanjut. Beberapa korban jiwa sulit dikenali lantaran jasadnya hangus terbakar.
Insiden terbakarnya kereta di Pakistan diduga terjadi karena tabung gas yang dibawa penumpang memasak meledak.
Peristiwa nahas itu berlangsung di kota Rahim Yar Khan, provinsi Punjab.
"Dua tabung gas meledak. Mereka (penumpang) memasak, ada minyak (goreng) yang semakin membuat api membesar. Kebanyakan penumpang tewas karena melompat dari kereta," kata Menteri Perkeretaapian Pakistan, Sheikh Rashid Ahmed, seperti dikutip AFP.
Korban Jiwa Kebakaran Kereta Pakistan Bertambah Jadi 71 Orang (1710)
Kondisi kereta api yang terbakar di dekat kota Rahim Yar Khan, Punjab, Pakistan. Foto: REUTERS/Stringer
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan, insiden kereta meledak sangat buruk. Ia mengaku sedih mendengar banyaknya korban tewas dan luka.
ADVERTISEMENT
"Saya sampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan doa agar yang terluka lekas sembuh,"sebut Khan.
"Saya sudah perintahkan agar penyelidikan segera diselesaikan atas dasar peristiwa mendesak," papar dia.