News
·
15 November 2020 13:12

Korban Tewas Akibat Topan Vamco di Filipina Menjadi 67 Orang

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Korban Tewas Akibat Topan Vamco di Filipina Menjadi 67 Orang (283624)
Warga berjalan di antara sampah dan lumpur usai banjir yang disebabkan Topan Vamco, di Rodrigez, Provinsi Rizal, Filipina. Foto: Lisa Marie David/Reuters
Korban tewas akibat Topan Vamco di Filipina bertambah menjadi 67 orang pada Minggu (15/11). Badan Penanggulangan Bencana Filipina mengatakan 21 orang terluka dan 12 orang dilaporkan hilang
ADVERTISEMENT
Topan Vamco kini bergerak ke Vietnam pada Minggu pagi. Pemerintah Vietnam berupaya untuk mengevakuasi ratusan ribu warga yang berada di wilayah rentan.
Mengutip Reuters, Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Filipina, Mark Timbal mengatakan 22 kasus kematian tercatat Provinsi Cagayan, 17 di Provinsi Luzon, 8 di Metro Manila, dan 20 orang lainnya di wilayah lain.
Timbal mengatakan setidaknya 26.000 rumah di negara itu rusak, sementara itu kerusakan lahan pertanian mencapai 1,2 miliar peso dan kerusakan infrastruktur diperkirakan mencapai 470 juta peso.
Presiden Rodrigo Duterte akan meninjau Provinsi Cagayan yang dilanda banjir besar dampak Topan Vamco. Cagayan merupakan daerah penghasil beras dan jagung berpenduduk 1,2 juta orang masih terendam banjir hingga Minggu.
Korban Tewas Akibat Topan Vamco di Filipina Menjadi 67 Orang (283625)
Bangunan yang terendam terlihat di sungai yang meluap saat banjir terus meningkat di Marikina, Filipina akibat Topan Vamco, Kamis (12/10). Foto: Aaron Favila/AP Photo
Banjir besar yang terjadi disebabkan oleh rangkaian topan yang menerjang Filipina. Vamco menjadi topan ke-21 yang melanda Filipina tahun ini dengan kekuatan 150 km per jam menghantam Pulau Luzon pada Rabu (11/11).
ADVERTISEMENT