Korban Tewas Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Bertambah Jadi 11 Orang

3 April 2023 18:35 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Penemuan tulang belulang diduga 10 korban dukun pengganda uang asal Banjarnegara. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Penemuan tulang belulang diduga 10 korban dukun pengganda uang asal Banjarnegara. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Korban tewas dukun pengganda uang di Banjarnegara bertambah menjadi 11 orang, lantaran terdapat 10 jenazah yang baru ditemukan polisi. Lokasi penemuan jenazah itu ada di daerah Wanayasa, Banjarnegara.
ADVERTISEMENT
"Malam ini saya ke RSUD Banjarnegara, ada 10 jenazah yang ditemukan," ujar Kepala Bidang Dokkes Polda Jateng Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti kepada wartawan, Senin (3/4).
Dukun itu kerap dipanggil dengan nama Mbah Slamet. Usianya 45 tahun, dan memiliki asisten berinisial BS (32).
Penemuan tulang belulang diduga 10 korban dukun pengganda uang asal Banjarnegara. Foto: Dok. Istimewa
Slamet sudah berpraktik dukun selama 5 tahun. Ia mengiklankan dirinya sendiri di Facebook untuk menggaet korban.
Korban terakhirnya adalah PO (53), warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. PO menyetor uang Rp 70 juta dengan harapan dapat dilipatgandakan hingga Rp 5 miliar.
Saat PO menagih uang itu, ia dibunuh Slamet dengan cara diminumkan air bercampur potasium sianida.
Polisi menggeruduk rumah Slamet bermodalkan laporan dari anak PO.