News
·
8 April 2021 10:26

KPK Geledah Rumah Kerabat Bupati Bandung Barat Aa Umbara

Konten ini diproduksi oleh kumparan
KPK Geledah Rumah Kerabat Bupati Bandung Barat Aa Umbara (84131)
searchPerbesar
Ilustrasi penggeledahan oleh KPK Foto: ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Penyidik KPK melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Kabupaten Bandung Barat. Penggeledahan ini terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.
ADVERTISEMENT
"Tim Penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di 5 lokasi berbeda yang berada di wilayah Lembang Kabupaten Bandung Barat," kata plt juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (8/4).
Beberapa lokasi yang digeledah merupakan kerabat dari Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna. Namun tidak dirinci keterkaitan dalam perkara tersebut.
"Rumah kediaman dari pihak-pihak yang ada hubungan keluarga dengan tersangka AUS (Aa Umbara Sutisna) dan diduga mengetahui rangkaian perbuatan para tersangka dalam perkara ini," imbuh Ali.
KPK Geledah Rumah Kerabat Bupati Bandung Barat Aa Umbara (84132)
searchPerbesar
Bupati Bandung Barat, AA Umbara. Foto: Instagram/@aa.umbara
Ali tidak merinci lokasi penggeledahan tersebut. Hanya disebutkan bahwa penyidik menyita sejumlah dokumen terkait perkara dari penggeledahan itu.
"Selanjutnya bukti-bukti ini akan divalidasi dan dianalisa untuk segera di ajukan penyitaannya guna menjadi barang bukti dalam berkas penyidikan perkara dimaksud," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 3 orang sebagai tersangka. Mereka adalah Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna; anak Aa Umbara, Andri Wibawa; serta M. Totoh Gunawan pemilik PT Jagat Dir Gantara dan CV Sentral Sayuran Garden City.
Aa Umbara diduga terlibat dalam pengadaan paket bahan pangan bansos Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan pengadaan bantuan sosial terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Andri Wibawa dan Totoh Gunawan berperan menjadi vendor dalam pengadaan tersebut.
Terkait kasus ini, Totoh sudah ditahan KPK. Namun, Aa Umbara dan Andri masih belum ditahan. Keduanya mengaku sakit saat dipanggil KPK.