kumparan
search-gray
News10 Desember 2019 11:01

KPK Panggil Kasat Reskrim Polres Indramayu dan Asintel Kejati Kalteng

Konten Redaksi kumparan
KPK Panggil Kasat Reskrim Polres Indramayu dan Asintel Kejati Kalteng (502670)
Ilustrasi kasus KPK Foto: Basith Subastian/kumparan
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi dalam kasus dugaan suap Bupati Indramayu nonaktif, Supendi, pada Selasa (10/12).
ADVERTISEMENT
Dua saksi itu yakni Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Suseno Adi Wibowo, dan Asisten Intelijen Kejati Kalimantan Tengah, Abdillah. Khusus Abdillah, sebelum berdinas di Kalteng, ia pernah menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SP (Supendi)," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan.
Belum diketahui materi pemeriksaan terhadap keduanya. Namun keduanya dipanggil untuk bersaksi di kasus dugaan suap proyek di Pemkab Indramayu.
KPK Panggil Kasat Reskrim Polres Indramayu dan Asintel Kejati Kalteng (502671)
Tersangka Bupati Indramayu nonaktif Supendi (kanan) berjalan meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat (1/11/2019). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Dalam kasusnya, Supendi telah ditetapkan tersangka bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Omarsyah; Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Wempy Triyono; dan pemilik CV Agung Resik Pratama, Carsa AS.
Supendi, Omarsyah, dan Wempy diduga menerima suap total senilai Rp 1,11 miliar dan sepeda dari Carsa. Suap itu diduga agar perusahaan Carsa mendapat sejumlah proyek di Kabupaten Indramayu.
ADVERTISEMENT
Suap yang diduga diterima Supendi senilai Rp 200 juta, Omarsyah sebesar Rp 350 juta serta sepeda, dan Wempy dengan nilai Rp 560 juta.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white