KPK Periksa Satu Tersangka Kasus Heli AW-101

24 Mei 2022 13:25
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
KPK Periksa Satu Tersangka Kasus Heli AW-101 (26945)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi KPK. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
ADVERTISEMENT
KPK memanggil tersangka dugaan korupsi pembelian Helikopter Augusta Westland (AW-101) untuk diperiksa pada hari ini, Selasa (24/5). Sang tersangka itu sudah hadir dan tengah diperiksa penyidik.
ADVERTISEMENT
“Hari ini, tim penyidik mengagendakan pemanggilan 1 orang tersangka dalam perkara dimaksud atas nama IKS alias JKI,” kaat Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/5).
Belum diketahui apakah tersangka itu akan langsung ditahan usai diperiksa.
“Yang bersangkutan telah hadir dan masih dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik,” ujar Ali.
Inisial tersangka itu diduga merujuk kepada Direktur PT Diratama Jaya Mandiri, Irfan Kurnia Saleh. Ia merupakan pihak swasta dalam kasus ini. Perusahaannya merupakan pemenang lelang proyek pengadaan helikopter AW-101.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Kasus ini berawal ketika TNI AU membeli satu helikopter AW-101 pada 2016. Padahal, pembelian ini sempat ditolak oleh Presiden Jokowi dengan alasan perekonomian. Ujungnya, dugaan korupsi terendus dalam pengadaan tersebut. Dalam kasus ini, diduga terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp 224 miliar.
ADVERTISEMENT
KPK belum menjelaskan detail mengenai perkara ini. Namun, kasus ini juga melibatkan pihak dari TNI.
Pengusutan kasus ini merupakan perkara koneksitas KPK dengan TNI. Pihak Puspom TNI telah menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah Kepala Unit Pelayanan Pengadaan Kolonel Kal FTS SE, Pejabat Pembuat Komitmen dalam pengadaan barang dan jasa Marsekal Madya FA, dan pejabat pemegang kas Letkol (Adm) WW.
Kemudian staf pemegang kas yang menyalurkan dana ke pihak-pihak tertentu, yakni pembantu Letda SS, dan asisten perencanaan Kepala Staf Angkatan Udara Marsda SB.
Belakangan, KPK menyebut pihak Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah menghentikan penyidikan terkait dengan dugaan korupsi pembelian Helikopter Augusta Westland (AW-101). Namun, penyidikan KPK masih berjalan.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020