News
·
28 Oktober 2020 6:44

Kriminal Jabodetabek: Polda Bentuk Tim Buru Begal hingga Habib Bahar Tersangka

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kriminal Jabodetabek: Polda Bentuk Tim Buru Begal hingga Habib Bahar Tersangka (1803)
Ilustrasi begal. Foto: Maulana Saputra/kumparan
Sejumlah kasus kriminal Jabodetabek masih menjadi sorotan pemberitaan sepanjang Selasa (27/10). Beberapa yang menjadi sorotan di antaranya begal sepeda hingga penganiayaan yang dilakukan Habib Bahar.
ADVERTISEMENT
Berikut rangkuman kriminal Jabodetabek yang telah kumparan rangkum:

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Buru Begal Sepeda

Aksi begal sepeda sangat meresahkan warga Jakarta beberapa minggu belakangan. Akhir bulan ini saja, sudah ada 7 TKP pembegalan sepeda. Bahkan, seorang Kolonel Marinir menjadi korban.
Polda Metro Jaya pun membentuk tim khusus menangani kasus pembegalan yang mengincar pesepeda.
"Polda Metro Jaya sudah membentuk tim di bawah pimpinan Dirkrimum Polda Metro, untuk lakukan penyelidikan pengungkapan pada begal-begal yang sudah ada," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (27/10).
Kriminal Jabodetabek: Polda Bentuk Tim Buru Begal hingga Habib Bahar Tersangka (1804)
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (2/9). Foto: Humas PMJ
Selain mengawal kasus, Polda Metro juga mulai memetakan kawasan-kawasan rawan begal sepeda. Salah satu contohnya di Sudirman, Thamrin, Monas, jalan utama lainnya.
ADVERTISEMENT
Mereka bahkan menyiagakan aparat tak berseragam untuk memantau kondisi di kawasan rawan begal sepeda tersebut.

Polisi Tangkap Seorang Direktur dan Desertir Polri di Kasus Penyelundupan Senpi

Polisi menangkap seorang direktur sebuah perusahaan, SAS, dan seorang desertir Polri berinisial ZI karena menyelundupkan senjata api. Mereka berdua diamankan di Polres Bandara Soekarno Hatta.
Peristiwa itu terjadi pada 19 September 2020, saat SAS akan melakukan perjalanan ke Makassar dari Jakarta. Saat dicek petugas bandara, ia kedapatan membawa senjata api jenis revolver merk S and W. Saat ditanyai kelengkapan, SAS tidak dapat menunjukkannya.
Kriminal Jabodetabek: Polda Bentuk Tim Buru Begal hingga Habib Bahar Tersangka (1805)
Barang bunktu senjata api ilegal di Polres Jakarta Selatan, Rabu (8/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
"Saat ditanyakan kelengkapan administrasi tidak dapat menunjukkan surat kelengkapan tersebut. Tersangka juga mengaku mendapatkan senjata api itu dari kawannya dengan membeli di tahun 2015," kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta, AKP Alexander Yurikho dalam keterangan tertulisnya.
ADVERTISEMENT
Polisi pun mengembangkan kasus ini dan melacak sang pemasok senjata. Polisi bekerja sama dengan PT POS Indonesia dan menemukan pemesanan amunisi sebanyak 50 butir.
"Satreskrim Polresta Bandara Soetta berhasil mengamankan pemesanan Amunisi sebanyak 50 (lima puluh) butir, a.n Tersangka sdr. ZI di daerah Padang, Sumatera Barat (alamat tertuju di Pekanbaru Riau) berserta 1 (satu) pucuk Air Gun," kata Alex.

Polisi Tangkap 10 Kreator Akun Sosmed yang Hasut Pelajar saat Demo Omnibus Law

Polisi baru saja mengamankan 3 orang admin dan kreator media sosial yang menyebarkan ajakan provokatif sehingga para pelajar ini berbuat rusuh dan anarkistis saat demo.
"Tiga orang kami tangkap dan hasil pengembangan berinisial FI, MM, dan MA. Ini mereka yang selama ini membuat dan merupakan kreator, mereka adalah kreator dan Admin WA Grup (WAG) Jakarta Timur, ini juga terkait Omnibus Law itu," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana, di Polda Metro Jaya.
Kriminal Jabodetabek: Polda Bentuk Tim Buru Begal hingga Habib Bahar Tersangka (1806)
Massa aksi menyalakan flare asap saat unjuk rasa menolak Omnibus Law, di kawasan Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (22/10). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
Dari penangkapan mereka bertiga, polisi kembali menangkap 2 orang lagi. Mereka juga kreator dan admin dari WhatsApp Group bernama STM se-Jabodetabek. Mereka adalah AP dan FS.
ADVERTISEMENT
"Dari 2 orang ini kami kembangkan, kami tangkap 1 orang MAR, ini yang merupakan admin admin dari WAG STM se-Jabodetabek," kata Nana.

Diduga Lakukan Penganiayaan, Habib Bahar Kembali Ditetapkan Tersangka

Habib Bahar kembali berurusan dengan polisi. Ia kembali ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan penganiayaan.
Penetapan tersangka itu berdasarkan surat nomor B/4094/X/2020/Ditreskrimum yang dikeluarkan di Bandung tanggal 21 Oktober. Surat itu ditandatangani oleh Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Patoppoi.
Kriminal Jabodetabek: Polda Bentuk Tim Buru Begal hingga Habib Bahar Tersangka (1807)
Polisi serahkan Habib Bahar bin Smith ke Kejari Cibinong, Bogor, Senin (4/2). Foto: Dok. Humas Polres Bogor
Dalam surat itu, Bahar ditetapkan sebagai tersangka didasarkan atas laporan pada tanggal 4 September 2018 lalu dengan pelapor bernama Andriansyah.
Bahar diduga melakukan tindak penganiayaan secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP dan 351 KUHP.